Target Bali Sebelum Buka Border dengan Free Covid Corridor

    


Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Bali mentargetkan 75 persen populasi mendapatkan vaksinasi Covid-19, sebelum membuka border dengan free covid corridor (FCC).

Seperti diketahui, FCC mengijinkan wisatawan asing yang telah tuntas mendapatkan vaksin covid-19 di negaranya.

Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati mengatakan, tugas pertama pemerintah saat ini menuntaskan vaksinasi di Bali secepat mungkin. Terutama, untuk tenaga kerja pariwisata.

“Pertama kita harus mencapai 75% warga mendapatkan vaksinasi, khususnya untuk pelaku pariwisata,” jelas Cok Ace di Denpasar, Kamis, 25 Februari 2021.

“Untuk itu saya sudah minta pusat agar Bali dapat prioritas vaksin,” tambahnya.

Tokoh Puri Ubud ini menambahkan, pemerintah Bali akan membidik pasar Tiongkok di awal pemberlakuan free Covid corridor. Menurutnya, Tiongkok menjadi negara yang berhasil keluar dari pandemi karena program vaksinasi yang berhasil.

Selain itu, syarat lainnya adalah fasilitas kesehatan yang menyerupai dengan negara asal mereka di Tiongkok.

“Ini juga mesti kita siapkan, setidaknya fasilitas kita harus sama. Sehingga ada kepercayaan negara tersebut mengijinkan warganya berwisata ke Bali,” ujarnya.

Dikatakan, disiplin protokol kesehatan menjadi hal penting yang harus diperhatikan jika ingin membuka pintu penerbangan ke Bali.

Sebelumnya, Bali dinyatakan sebagai wilayah dengan kepatuhan protokol kesehatan mencapai 93,3 persen. Hal itu menjadi modal untuk meyakinkan dunia jika Bali memang telah siap menyambut wisatawan internasional.

“Pelaku pariwisata juga sudah jauh-jauh hari menyiapkan program sertifikasi CHSE di setiap akomodasi, restoran dan destinasi wisata,” ujarnya. (Way)