Tantangan Baru Menghadapi Ekosistem Virtual di Jagat Meta

    


Dedy Panji Agustino, S.Kom, MMSI. dari ITB STIKOM Bali - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Dunia baru yang disebut metaverse memiliki kemungkinan aktifitas tak terbatas dan tanpa akhir. Di Jagat Meta itu juga diprediksi bakal muncul ekosistem baru yang mirip dengan dunia nyata. Komunitas virtual itu akan saling terhubung satu sama lain.

Melihat tantangan global seperti munculnya Jagat Meta yang saat ini tengah berkembang, Dedy Panji Agustino, S.Kom, MMSI., Kabag Inkubasi Bisnis ITB STIKOM Bali memprediksi akan banyak peluang yang tumbuh yang akan membentuk kultur baru.

“Orang-orang pun nanti mau tidak mau akan berkecimpung disitu, ekosistemnya akan tumbuh disitu. Tinggal tantangannya dari kita adalah, menyiapkan SDM yang mumpuni dengan kemunculan metaverse ini,” kata Panji saat acara coffee morning peringatan Hari Pers Nasional 2022 di Denpasar, Rabu, 9 Februari 2022.

Dalam pandangannya, Panji mengungkapkan, metaverse memberikan peluang terutama soal sharing content atau konten digital. Selain itu, kata Panji, beberapa lini bisnis di dunia nyata juga akan muncul secara organik di dunia yang juga disebut dengan mixed reality tersebut.

“Bagi generasi muda, akan menjadi lahan yang sangat menjanjikan, khususnya bidang-bidang yang berkaitan dengan ekosistem metaverse itu. Jadi ada lahan-lahan baru seperti digital content creator, atau ahli-ahli teknologi informasi, itu nanti akan punya peran lebih besar disitu,” ujarnya.

Untuk menyambut ekosistem virtual itu, ITB STIKOM Bali menyiapkan SDM unggul inkubator bisnis yang dikembangkan untuk para startup. Panji mengungkapkan metaverse menjadi sesuatu yang sedang hype.

“Jadi secara gimik, untuk proses pemasaran atau branding akan menjadi sesuatu yang pas ketika perusahaan sudah mulai berkecimpung di metaverse,” jelasnya.

Sementara, Rektor ITB STIKOM Dadang Hermawan menambahkan, metaverse menjadi dunia baru yang akan booming di kemudian hari.

“Perubahan itu terus kami cermati dan antisipasi dengan menyiapkan talenta-talenta yang ada di ITB STIKOM Bali,” kata Dadang Hermawan. (Way)