Tangani Jalan Rusak, BPJ Magelang Wilayah 2 Intensifkan Tim Sapu Lubang

    


Edi Margono, ST, Kasi Jalan dan Jembatan BPJ Wilayah Magelang 2, saat melakukan survey kondisi kerusakan jalan - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memasuki musim hujan, tingkat kerusakan jalan makin tinggi. Mengatasi hal itu, Balai Pengelolaan Jalan (BPJ) Magelang Wilayah 2, makin mengintensifkan Tim Sapu Lubang.

Tim ini bertugas menangani perkerasan-perkerasan jalan yang rusak, terutama pada jalan yang berlubang dengan menambalnya (patching).

“Ada dua Tim Sapu Lubang, yang bertugas di wilayah Kabupaten Purworejo dan Kebumen, sesuai wilayah kerja kita,” jelas Edi Margono, ST, Kasi Jalan dan Jembatan BPJ Wilayah Magelang 2, dari Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng, Selasa (12/01/2021).

Tim ini, kata Edi bertugas menangani lubang pada 14 ruas jalan di BPJ Magelang Wilayah 2, ditambah jalan selatan-selatan ruas Wawar – Tambakmulyo.

Tiap hari, menurut Edi, ada laporan data lubang dari petugas pengelolaan pemeliharaan jalan di Google Drive yg berisikan informasi terkait ada berapa lubang di ruas-ruas jalan provinsi dan progres penanganan sapu lubangnya.

Dengan seperti itu tiap hari bisa terkontrol jumlah lubang di tiap ruasnya, sehingga memudahkan tim sapu lubang dalam melaksanakan tugasnya.

“Dengan kondisi seperti itu, progres kita tiap hari menangani lubang-lubang yang mana sekiranya di ruas itu ada lubang. Bekerja tiap hari, dan lebih intensif di musim penghujan seperti sekarang ini,” ungkap Edi, yang rajin survey kondisi jalan di wilayahnya.

Kegiatan tersebut, kata Edi, bersumber dari dana rutin pemeliharaan jalan. Penambalan mengunakan CAP (campuran aspal panas) jenis ac bc. Apabila CAP atau AMP (Asphalt Mixing Plant) tidak produksi, penambalan menggunakan CPHMA (Cold Paving Hot Mix Asbuton), aspal dingin yang sudah dikemas.

“Dengan adanya Tim Sapu Lubang, kita berharap semua jalan-jalan yang ada wilayah BPJ Magelang wilayah 2, (Kebumen dan Purworejo), jalannya terkondisi baik, mantap, aman dan nyaman dilalui kendaraan yang melintas,” pungkas Edi. (Jon)