Tak Sampai 1 Jam Dibuka, Rekening Kampanye Koster-Ace Tembus Rp 63,6 Juta

    


Simpatisan memberikan sumbangan dana kampanye untuk Koster-Ace. Berapapun sumbangan yang diberikan akan dilakukan audit oleh tim audit profesional - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Demi membangun transparansi dan akuntabilitas dana kampanye, pasangan Koster-Ace membuka rekening untuk menampung dana kampanye.

“Ini sudah sesuai dengan Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 5 Tahun 2017 tentang Dana Kampanye,” jelas Koster di acara ‘Penandatanganan MoU Konsultan Dana Kampanye Pasangan Koster-Ace’, Minggu, 1 April 2018.

Tak sampai satu jam setelah pengumuman penggalangan dana kampanye dibuka, sumbangan dana yang masuk untuk Koster-Ace terkumpul sejumlah Rp 63.650.000.

Begitu dibuka untuk publik, sejumlah masyarakat langsung memberikan sumbangan dana dengan besaran bervariasi untuk Koster-Ace. Salah satunya adalah Mangku Sutedja yang menyumbangkan dana sejumlah Rp 1 juta.

Baginya, ikut berpartisipasi kepada Koster-Ace sebagai bentuk kecintaan publik kepada pemimpinnya kelak.

“Dalam Pilgub Bali ini harus ada partisipasi masyarakat. Masyarakat perlu berpartisipasi dengan memberikan kontribusi nyatanya. Tujuannya agar pemimpin nantinya tak terbebani. Kami justru senang dengan pemimpin yang tulus ikhlas dan transparan seperti ini,” tegas dia. 

Seorang penyumbang lain bernama Agung berharap sumbangan keuangannya dapat memberi kontribusi pada pemenangan Koster-Ace dalam Pilgub Bali.

“Dengan begini kami berharap Koster-Ace konsentrasi terhadap pembangunan Bali nantinya ketika terpilih, tidak tersandera dengan pemodal,” ujarnya. 

Tata cara menyumbang, bisa datang ke DPD PDI Perjuangan Provinsi Bali di Jalan Banteng Baru Nomor 4 Denpasar dan mengisi formulir yang telah disediakan. Atau, bisa mentransfernya melalui rekening Bank BNI Cabang Renon 5857581357 atas nama Dana Kampanye Wayan Koster dan Tjok Oka Artha.

“Jangan takut, dana yang masuk akan diumumkan secara berkala, termasuk penggunaannya,” terang Koster.

Ia juga mempersilakan masyarakat yang ingin berkontribusi untuk menyumbangkan apapun melalui saluran yang telah disediakan.

“Siapa tahu masyarakat mau berkontribusi, silakan saja, kami akan monitor. Akan dikontrol dan diaudit. Ini proses dan model bagus, mengajak masyarakat berpartisipasi mendukung pemimpinnya. Nanti akan diumumkan, sekaligus menguji juga paritisipasi masyarakat dalam Pilgub Bali,” terangnya. (*)