Tahun 2023, Ruas Jalan Kutoarjo-Ketawang Akan Ditingkatkan

oleh
Ruas jalan Kutoarjo-Ketawang sepanjang 1,1 km yang akan ditingkatkan dengan rigid beton di tahun 2023 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Masyarakat Purworejo, khususnya pengguna jalan Kutoarjo-Ketawang boleh merasa lega. Pemerintah Provinsi Jateng melalui Dinas PU Bina Marga dan Cipta Karya Provinsi Jateng, di tahun 2023 akan ada pekerjaan / paket peningkatan jalan di ruas tersebut.

Dari ruas jalan sepanjang 12,9 km tersebut, masih tersisa sepanjang 1,1 km yang belum diperbaiki, tepatnya dari jembatan Sangubanyu hingga Sembahon. Ruas jalan tersebut nantinya akan ditingkatkan dengan rigid beton.

Hal itu disampaikan Edi Margono, ST, Sub Koordinator Jalan dan Jembatan Wilayah 2, Balai Pengelolaan Jalan Wilayah Magelang, Sabtu (14/01/2023).

“Pagu anggarannya mencapai Rp 8 milyar, yang mana dalam proses pemilihan penyedia jasanya rencana menggunakan lelang umum / tender,” jelas Edi.

Disampaikan oleh Edi, di tahun 2023 untuk BPJ Wilayah Magelang 2, selain ada kegiatan pemeliharaan rutin pacthing-patching/ tambal lobang, di ruas-ruas jalan yang kondisinya rusak juga ada pekerjaan pemeliharaan rutin pembersihan saluran, bahu jalan, pembersihan jembatan dan pengecatan.

Selain peningkatan ruas jalan Kutoarjo-Ketawang, juga ada pekerjaan rehabilitasi jalan ruas Bener-Maron-Purworejo, sepanjang efektif 5 km dengan pagu anggaran Rp 8 milyar.

Kegiatan tersebut nantinya jalan akan di overlay dengan CAP jenis (AC-WC) Asbuton Butiran 50/30. Namun sebelum di overlay satu lapis, bagian-bagian jalan yang ambles akan direkondisi dulu dengan beton. Yang kondisinya retak-retak buaya akan di rekondisi dengan alat Cold Mailing Machine (CMM) dan ditutup dengan (AC-BC) asbton, karena di ruas Bener-Maron-Purworejo bebannya terlalu berat dan padat.

“Nantinya pekerjaan akan dibagi tiga segmen. Segmen pertama 1,2 km, segmen kedua 0,85 km dan segmen ketiga 2,95 km,” ungkap Edi.

Selain itu, juga ada proyek rehabilitasi jalan ruas Kutoarjo-Bruno dengan panjang efektifnya 3 km dari Kalianyar hingga Kemiri yang dibagi menjadi dua segmen. Segmen pertama 1,7 km dan segmen kedua 1,3 km yang terpusat di lokasi jalan dengan kerusakan terparah. Nantinya di overlay satu lapis dengan CAP jenis (AC-WC) Asbuton B 50/30.

Namun sebelumnya dilokasi jalan yang kondisi ambles direkondisi dulu dengan CTB (Cement Treated Base) dan ditutup dengan CAP. Pagu anggaran kegiatan tersebut Rp 3,9 milyar.

Untuk paket pekerjaan rehabilitasi jalan diatas, sistem pemilihan penyedia jasa menggunakan metode (purchasing) lewat E-Katalog lokal Jawa tengah.

Edi juga menyampaikan, untuk kegiatan tahun 2022, Alhamdulillah berjalan baik dan lancar, terkait kegiatan pemeliharaan rutin jalan dan jembatan juga paket rehabilitasi jalan.

Di tahun 2022, kata Edi, ada dua paket rehabilitasi jalan ruas Kutoarjo-Bruno dan Kutoarjo-Ketawang, dengan rata-rata panjang penangan ektifnya 0,5 km. Semuanya terselesaikan dan sudah PHO/ serah terima pekerjaan pertama tanggal 18 Oktober 2022 dan 20 Oktober 2022.

“Sekarang dalam masa pemeliharaan Penyedia jasa, hingga bulan Oktober 2023,” pungkas Edi, yang berharap, semoga bisa bermanfaat bagi masyarakat pengguna jalan. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News