Tahun 2018 Tak Lebih Baik dari 2017? Spiritualis ini Ramalkan Demikian…

    


Ki Winarto, spiritualis dari Tanah Budha, Alian, Kebumen - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tahun 2018 diprediksi tak jauh lebih baik dari 2017. Musibah masih terus terjadi di awal tahun. Angka kriminalitas makin tinggi, dan banyak manusia akan memilih jalur instan untuk keluar dari himpitan ekonomi.

Hal itu diungkap spiritualis dari Tanah Budha, Alian, Kebumen Ki Winarto (53). Dia melihat, bahwa di tahun 2018, bencana alam masih akan terjadi, seperti tanah longsor, banjir, serta gunung meletus.

Ki Winarto tidak melihat secara pasti daerah yang akan terkena bencana tersebut. Dia hanya melihat, air dan banjir air mata, orang berlalu lalang minta pertolongan. Dari pengalaman dan ilmu titen, hal itu merupakan firasat akan datangnya sebuah bencana.

Mengapa timbul bencana? Dari pengamatan batin Ki Winarto, karena polah tingkah manusia sudah diluar batas. Banyak pemimpin, pejabat yang menyalahgunakan kepercayaan rakyat. Mereka korupsi dan memperkaya diri. Banyak kasus korupsi akan terungkap di tahun 2018.

Hal ini menjadikan para gaib, para danyang penguasa menjadi marah. Dengan caranya sendiri, mereka mengingatkan manusia, dengan menebar bencana. Yang tidak bersalah, akan menjadi korban keganasan alam.

“Tahun 2018 ini, dalam hitungan Jawa disebut dengan tahun Daldi. Tahun dimana manusia harus lebih berhati-hati dalam hidupnya,” ungkap Ki Winarto, mantan kades Kalirancang ini, Rabu (20/12).

Dalam tahun Daldi, ada yang namanya naga tahun, yang berposisi kepala naga ada di utara, meliriknya ke selatan. Ekor naga ada di selatan, punggung di barat, perut di timur.

Ki Winarto mengingatkan, untuk memulai awalan aktifitas apapun, agar menghindari hari Sabtu dan Minggu.

Dari sisi politik, Ki Winarto melihat, bahwa suhu politik tanah air makin panas. Satu sama lain saling menjatuhkan, karena keberpihakan manusianya menjadi kelompok-kelompok.

“Akan ada tokoh baru terjun ke dunia politik, dari kalangan TNI. Dia seorang jenderal,” ungkap Ki Winarto.

Tokoh baru ini, digadang-gadang mampu membawa banyak perubahan ke yang lebih baik dari sekarang. Tokoh ini, dengan dukungan banyak pihak, akan ikut meramaikan bursa pilpres.

Ki Winarto belum bisa memastikan, apakah tokoh ini, akan maju sebagai capres, atau wapres. Dia berpasangan dengan siapa, Ki Winarto juga belum bisa memberikan gambaran yang jelas. Yang pasti, dia termasuk pesaing berat Jokowi.

Ki Winarto melihat, popularitas Jokowi, berdasarkan survey makin meningkat. Namun di kalangan rakyat, bertolak belakang. Meski banyak kebijakan Jokowi pro rakyat, namun ternyata tak banyak membantu.

“Rakyat kecil tetaplah miskin. Beban hidup makin meningkat, pekerjaan sulit didapat. Banyak kasus korupsi terungkap, membuat rakyat kecil makin sakit hati,” jelas Ki Winarto, juru kunci Stana Budha ini.

Dan imbas dari semua itu, Ki Winarto melihat, bahwa angka kriminalitas makin tinggi. Banyak rakyat yang kepepet, memilih jalan pintas dengan berbuat kriminal. Yang membuat hati Ki Winarto prihatin, dampak dari kemiskinan ini, banyak orang memilih jalan pintas dengan mencari pesugihan.

Ki Winarto melihat, banyak orang memilih jalur instan untuk mendapatkan kekayaan. Mereka sudah tak peduli lagi, dengan dampak atau balasan yang diterima, dengan menempuh jalur pesugihan ini.

“Bisa dibilang, tahun 2018 kebangkitan dunia supranatural. Banyak orang akan memilih jalur ini untuk membantu menyelesaikan permasalahan apapun. Para dukun akan laris. Agar kita tak terseret arus, ya harus lebih mendekatkan diri kepada Tuhan,” pesan Ki Winarto.
(Jon)

Hits: 33