Sweeping di Lapas Kerobokan, Temuan yang Didapat Polisi Cukup Mengejutkan

    


Sejumlah barang-barang milik para narapidana di Lapas Kelas II A Kerobokan diamankan pada sweeping yang digelar tim Gabungan dari Polda Bali, Polres Badung dan Satuan Brimob - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Ratusan personel gabungan kepolisian bersenjata lengkap bergerak menuju Lapas Kelas II A Kerobokan, Selasa (18/7/2017) malam. Personil yang dibagi dalam 14 tim itu langsung menuju blok sel yang dihuni para narapidana.

Pemeriksaan dilakukan. Penggeledahan terhadap setiap narapidana pada masing masing blok juga telah ditentukan. Hasil yang didapat pun sangat mengejutkan.

Selama 2 jam mengobok-obok Lapas terbesar di Bali itu, tim penyapu dsri kepolisian menemukan 27 buah telepon seluler, 22 charger, 8 pisau, 4 buah bong atau alat hisap sabu-sabu, 1 paket ganja, 2 paket sabu-sabu, 3 butir ekstasi, 4 gergaji kayu, 1 gergaji besi, 1 palu besar, 5 palu kecil, 2 buah TV LCD, 16 gunting dan 1 set speaker aktif.

“Seluruh barang bukti yang ditemukan, disita petugas dan dibawa ke Mapolres Badung untuk dilakukan penelusuran lebih lanjut,” jelas Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali, Brigadir Jenderal I Gede Alit Widana, Selasa (18/7/2017) malam.

Mantan Kapolresta Denpasar ini melanjutkan, razia di Lapas Kerobokan dilakukan secara mendadak untuk memutus mata rantai peredaran narkoba dari dalam Lapas.

“Kami menitik beratkan pada alat komunikasi sehingga komunikasi warga binaan dengan para pengedar terputus. Kami juga akan telusuri temuan alat komunikasi para warga binaan melalui tim cyber kami,” ujarnya.
 
 
Way