Sumpah Pemuda, Kasdam Udayana Ingatkan Peran Pemuda Lakukan Perubahan

    


Upacara Peringatan Sumpah Pemuda yang digelar di Lapangan Makorem 163/Wira Satya - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Kalau pemuda generasi terdahulu mampu keluar dari jebakan sikap-sikap primordialisme suku, agama, ras dan kultur, maka tugas pemuda saat ini adalah harus sanggup membuka pandangan ke luar batas-batas tembok kekinian.

Hal itu diungkapkan Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri saat menggelar upacara hari Sumpah Pemuda ke-90 di Lapangan Makorem 163/Wira Satya, Senin, 29 Oktober 2018.

Kasdam membacakan sambutan Menteri Pemuda dan Olahraga, Imam Nahrawi. Pencapaian yang diraih Indonesia sekarang tak lepas dari peran pemuda pada 90 tahun silam. Generasi muda memegang peranan penting dalam melakukan setiap perubahan.

“Pembangunan kepemudaan sangat penting untuk melahirkan generasi muda yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, sehat, cerdas, kreatif, inovatif, mandiri, demokratis, bertanggung jawab, berdaya saing, serta memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, kepeloporan, dan jiwa kebangsaan yang tangguh,” jelas Kasdam.

Revolusi mental yang dicanangkan pemerintah, disampaikan Kasdam Udayana, sangat relevan untuk mewujudkan pemuda yang maju,berkarakter, berkapasitas dan berdaya saing.

Disamping itu, revolusi mental harus dapat dijadikan sebagai pemicu untuk mempercepat terwujudnya pemuda yang maju dan dapat menghasilkan bangsa yang hebat. 

Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengambil tema ‘Bangun Pemuda Satukan Indonesia’. (*)