Sukses UN di SMK PGRI 3 Denpasar

    


I Nengah Madiadnyana

KORANJURI.COM – Hari pertama ujian nasional di SMK PGRI 3 Denpasar berjalan sukses. Jumlah peserta yang mengikuti UN di sekolah itu sebanyak 650 orang yang terbagi dalam 33 ruang kelas. Sejak pagi, menurut kepala sekolah, I Nengah Madiadnyana, petugas sekolah telah mengambil soal di sub rayon dengan kawalan kepolisian.

“Protapnya sudah jelas, pihak sekolah mengambil soal kemudian ada polisi yang berjaga. Setelah sampai di sekolah disimpan terlebih dulu sebelum dibagikan kepada siswa,” jelas Madiadnyana, Senin, 4 April 2016.

Suksesnya UN di sekolah itu, menurutnya, tidak terlepas dari kerjasama antara siswa, orangtua, dan sekolah. Dalam berbagai kegiatan, sekolah telah mengundang orangtua untuk mensosialisasikan kegiatan UN termasuk kegiatan pra UN berupa tryout yang diadakan oleh sekolah.

Sekolah kejuruan juga diwajibkan menyelenggarakan Ujian Kompetensi Keahlian (UKK). Madiadnyana mengatakan, UKK di sekolahnya melibatkan Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) jasa pariwisata.

Sementara, siswa peserta UN tahun ini terbagi dalam dua jurusan yakni, Akomodasi Perhotelan (AP) 439 orang dan Tata Boga 211 orang. Meski UN sekarang tidak lagi jadi penentu kelulusan namun nilai yang dihasilkan tetap dibutuhkan untuk mendapatkan jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Tapi jika siswa yang lulus UN memilih dunia kerja, pihaknya juga menyiapkan sertifikat yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) jasa pariwisata untuk memudahkan mendapatkan kerja di dalam negeri maupun di luar negeri.

“Sertifikat profesi menjadi penjaminan kualitas lulusan sekolah,” ujarnya demikian.

Saat ini pihaknya juga tengah mengajukan diri untuk membentuk Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di sekolah. Rencana itu telah disusun dan beberapa waktu lalu, dirinya bertolak ke Batam, Kepulauan Riau untuk mengikuti kegiatan yang terkait dengan LSP jasa pariwisata.
 
 
way