Sudikerta Tutup Porprov XII di Buleleng

    


Penyerahan piala kepada pemenang Porprov XII di Buleleng

KORANJURI.COM – Penutupan Porprov pada Sabtu (19/9), Tuan Rumah Kabupaten Buleleng sebagai Juara III, yang membuktikan Buleleng naik 1 peringkat dari sebelumnya, Posisi IV, dengan saat ini Perolehan 49 Medali Emas, 59 Medali Perak, 95 Medali Perunggu. Lalu disusul Kabupaten Gianyar sebagai Juara Harapan I, lanjut Kabupaten Jembarana Juara Harapan II, Kabupaten Klungkung Juara Harapan III, Kabupaten Karangasem Peringkat VII, Kabupaten Bnagli peringkat VIII, Kabupaten Tabanan Peringkat IX.

Ketua Umum Panitia Induk Porprov Bali XII, Nyoman Sutjidra mengatakan, secara umum penyelenggaraan Porprov Blai XII di Buleleng, dapat berjalan lancar, walaupun diakuinya masih terdapat beberapa hal yang dinilai masih kurang sempurna.

“Mudah-mudahan ini, tidak mengurangi kualitas penyelenggaraan Porprov. Atlet berkompetisi dengan jiwa sportifitas yang tinggi, sehingga menghasilkan para juara yang sejati, dan ini akan menjadi sebuah langkah kemajuan dalam pencapaian prestasi,” kata Sutjidra, Sabtu (19/9).

Wagub Bali, Ketut Sudikerta mengatakan, kesuksesan selama penyelenggaraan Porprov ini, merupakan berkat kerjasama yang dilakukan oleh semua pihak, baik secara langsung ataupun secara tidak langsung.

“Selama pertandingan memang berlangsung ketat. Untuk meningkatkan kualitas atlet dibidang Olahrga, diperlukan adanya pelatihan diseluruh Daerah, sehingga dapat mencapai prestasi yang baik dibidang Olahraga,” jelas Sudikerta.
“Saya harapkan, jiwa sportivitas dan rasa persaudaraan ini, bisa terus ditingkatkan, dengan tetap menjunjung tinggi sportivitas dan persudaraan, demi kemajuan Olahraga di Bali,” imbuh Sudikerta.

Bupati Buleleng, Putu Agus Suradnyana menegaskan, terkait pemeliharaan dan perawatan Venue yang ada, pihaknya saat ini sudah menganggarkan, terkait perwatan Venue-Venue kedepannya.

“Disini, tidak ada jual beli atlet, dan ini atlet kami murni. Terkait pemeliharaan venue, akan kami optimalkan. Sehingga, venue yang ada, menjadi yang terbaik,” pungkas Suradnyana.

(**/kj)