Suami Istri di Gianyar Terkonfirmasi Positif Covid-19

    


Ilustrasi

KORANJURI.COM – Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Gianyar mengumumkan tambahan 6 kasus baru terkonfirmasi Covid-19. Kasus yang terkonfirmasi ini didominasi oleh transmisi lokal.

Kasus terkonfirmasi Covid-19 tersebut antara lain, AS seorang laki-laki umur 28 tahun asal Desa Tegaltugu Gianyar. Yang bersangkutan bekerja sebagai karyawan toko bangunan di Gianyar yang berkategori OTG.

Disebutkan, AS terinfeksi dari sang istri yang sebelumnya telah dinyatakan positif covid-19. Mereka bekerja di tempat yang sama .

Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Gianyar, I Made Wisnu Wijaya mengatakan pengambilan sampel swab terhadap AS dilakukan pada 15 Juni.

“Hasilnya keluar pada 17 Juni 2020 dan positif, hari ini yang bersangkutan sudah dikarantina,” jelas Wisnu Wijaya, Kamis, 18 Juni 2020.

Selain itu, penambahan 6 orang positif, covid-19 di Gianyar, Kamis (18/6/2020), juga terjadi pada seorang perempuan berusia 68 tahun asal Desa Tegaltugu Gianyar. Dalam kesehariannya, yang bersangkutan berprofesi sebagai pedagang di pasar Gianyar.

Pasien lain juga seorang perempuan umur 20 tahun asal Desa Lingkungan Selat Samplangan dinyatakan positif Covid-19. Ia tertular dari orangtuanya yang lebih dulu terkonfirmasi covid-19.

Kemudian, seorang laki-laki umur 65 tahun asal Banjar Pabean Ketewel Sukawati. Yang bersangkutan kesehariannya berprofesi sebagai peternak dan pedagang ayam.

Selain itu, pasien lainnya yang dinyatakan positif covid-19 pada Kamis (18/6/2020) yakni, seorang perempuan 41 tahun asal Batubulan, Sukawati. Yang bersangkutan merupakan tenaga kesehatan (nakes) yang bertugas di Dinas Kesehatan Kota Denpasar.

“Nakes ini merupakan orang tanpa gejala (OTG) dari kasus terkonfirmasi sebelumnya yaitu 7 orang pekerja migran Indonesia (PMI) serta supir ambulance posko PKM Kota Denpasar,” kata Wisnu Wijaya.

Pasien keenam yang diumumkan hari ini, berumur 39 tahun asal Desa Klusa, Payangan. Pasien tersebut kesehariannya berprofresi sebagai pedagang yang mengontrak di jalan Soka Tohpati Denpasar.

“Yang bersangkutan merupakan orang tanpa gejala (OTG) dari tuan rumahnya yang sebelumnya dinyatakan positif Covid-19,” kata Wisnu. (ning)