Stres Ditinggal Cewek, Bule Belanda ini Rusak Kendaraan di Parkiran Hotel

    


Diduga stres bule belanda ini menabrakkan mobilnya ke sejumlah sepeda motor yang tengah terparkir di hotel di kawasan jalan Nakula, Legian, Bali - foto: Suyanto/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Diduga stress ditinggal kabur perempuan yang dikenalnya lewat media sosial, Robert James Den Hartog (28), seorang bule asal Belanda mengamuk dan menabrak 5 motor dengan mobil yang tengah terparkir di sebuah hotel di jalan Nakula, Legian, Bali. Tidak ada korban jiwa, tapi kerugian material ditaksir mencapai Rp 30 juta.

Anna Indahwati, pengacara yang mendampingi Robert selama diperiksa di Polsek Kuta mengatakan, selama mendampingi pihaknya cukup kesulitan mengajak bicara Robert tentang motif perusakan yang dia lakukan.

“Dia sengaja datang ke Bali untuk menemui Cici perempuan yang dikenalnya lewat sosial media. Entah kenapa perempuan itu kemudian menghindar dan kabur,” jelas Anna di Polsek Kuta, 4 Agustus 2016.

Dikatakan Anna, Robert adalah seorang penyandang disabilitas yang tergantung dengan obat-obatan tertentu. Namun secara fisik pelaku perusakan ini masih mampu mengendarai mobil maupun sepeda motor.

Dengan bahasa yang umum digunakan untuk komunikasi, Robert selalu tidak mau merespons. Namun dikatakan Anna, dengan cara berkomunikasi yang lebih halus, bule itu baru mau diajak bicara.

“Saat peristiwa terjadi, pelaku menyewa mobil dan menuju ke sebuah hotel, disitulah dia menabrak motor yang terparkir,” ujar Anna.

Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Sumara mengatakan, pihaknya tidak melakukan penahanan kepada pelaku perusakan. Namun akan melakukan mediasi terkait ganti rugi kerusakan 5 unit sepeda motor korbannya.

“Dilakukan mediasi terhadap pelaku dan korban untuk mengganti kerusakan motor milik korban, setelah itu kita serahkan ke Konsulat,” jelas Wayan Sumara.

Terhadap pelaku, polisi juga mengamini kondisi disabilitas yang diderita sehingga sulit diajak bicara. “Saat lihat pelaku, kita melihat pelaku memang butuh penanganan khusus. Susah diajak bicara karena pengaruh obat,” jelasnya.
 
 
Yan/Way