Startup Binaan STIKOM Bali Meriahkan Launching Hakteknas 2019

    


Menristekdikti Mohammad Nasir (nomer dua kiri) bersama Gubernur Bali I Wayan Koster dan Ketua STIKOM Bali Dadang Hermawan (kanan) - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Ketua STIKOM Bali Dr. Dadang Hermawan mengatakan, STIKOM Bali ikut serta mensukseskan acara Launching Hakteknas ke-24 ini dengan mengerahkan seluruh mahasiswanya.

Selain itu, inkubator bisnis STIKOM Bali juga berkesempatan memamerkan produk-produk para tenant yang sempat ditinjau langsung oleh Menristek-Dikti RI.

“Ada tiga Perguruan Tinggi di Indonesia yang diberikan kesempatan membuka stan pameran. Untuk Provinsi Bali, hanya STIKOM Bali yang mendapat kesempatan itu,” jelas Dadang Hermawan, (21/2/2019).

Sejumlah startup asal Bali juga terlihat ikut meramaikan launching Hakteknas 2019 diantaranya, Bukaloka yang merupakan Startup lulusan Inkubator Bisnis STIKOM Bali. Termasuk empat Startup tenant binaan Inkubator Bisnis STIKOM Bali yang tahun ini mendapat pendanaan dari Kemenristekdikti yakni Jemari Chanel, Agrito, Pasupati, Trolls dan Robotic and Embedded Systems (RADE) STIKOM Bali.

“Ini menjadi kesempatan baik bagi Inbis STIKOM Bali untuk menunjukkan hasil karya, inovasi dan prestasi para tentant kepada peserta yang hadir agar semakin dikenal,” ungkap Dadang Hermawan.

Hakteknas ke-24 secara resmi dilaunching oleh Menristek-Dikti RI, Mohammad Nasir didampingi Gubernur Bali, Sekjen Kemenristek-Dikti, Dirjen Penguatan Inovasi dan Kepala Layanan Dikti Wilayah VIII yang ditandai dengan penekanan tombol sirine, penabuhan gendang baleganjur, serta pelepasan balon udara bertuliskan Hakteknas ke-24.

Kegiatan launching ini diawali dengan senam bersama, Poco Poco dan Maumere yang diikuti 50.000 lebih mahasiswa dari seluruh perguruan tinggi di Bali dibawah koordinasi LLDikti Wilayah VIII. (*)