Staf BWSBP Jalani Tes Urin

    


Ilustrasi - Tes urine menggunakan empat parameter untuk kandungan jenis narkoba. Yang akan terdeteksi pada tes tersebut antara lain, urine yang mengandung amphetamine atau kandungan yang ada dalam sabu-sabu, metamphetamine yang terdapat pada ekstasi, THC untuk ganja dan BZO atau kandungan yang terdapat pada obat yang dijual di pasaran secara bebas - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – 20 orang pegawai Balai Wilayah Sungai Bali Penida (BWSBP) menjalani tes urin yang dilakukan oleh BNN Provinsi Bali. Tes urin tersebut dimaksudkan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba sebagai komitmen BWSBP dalam mendukung program pemerintah memberantas penggunaan Napza.

Kepala BWSBP I Ketut Jayada mengatakan, sample urin sebanyak 20 pot itu dilakukan tes secara acak. “Jumlah itu permintaan dari BNN. Padahal kita inginnya semua dites urin. Tahun lalu kita semua mengikuti tes urin,” jelas Ketut Jayada, Kamis, 1 Desember 2016.

Dalam berbagai kegiatan, pihaknya kerap menggandeng BNN untuk melakukan tes urin. Termasuk, saat menggelar rangkaian kegiatan Hari Bakti PU Ke-71 yang berlangsung di ruang pertemuan BWSBP.

Selain melakukan tes urin, peringatan Hari Bakti PU tahun ini juga diadakan aksi donor darah, kegiatan olahraga, penghijauan dan acara puncak dalam kegiatan itu akan digelar jalan sehat.

“Karena kegiatan banyak, kita geser waktunya sampai hari Minggu (4/12/2016). Tapi kegiatannya sudah dilakukan sejak dua minggu lalu,” ujar Jayada.
 
 
Way

Hits: 0