SMP Wisata Sanur Wakili Denpasar di Lomba PKTP Tingkat Bali

    


Kepala SMP Wisata Sanur, Gusi Made Raka menyambut tim penilai PKTP Tingkat Provinsi Bali, Jumat, 4 November 2016 - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Lomba Penanggulangan Kanker Terpadu Paripurna (PKTP) tingkat Bali dipusatkan di SMP Wisata Sanur. Tiga sekolah terpilih mewakili kota Denpasar yakni, SD Negeri 29 Pemecutan, SMP Wisata Sanur dan SMK Negeri 2 Denpasar.

Dalam lomba ini, SMP Wisata Sanur satu-satunya yang mewakili strata sekolah menengah pertama di Denpasar yang bertanding di tingkat provinsi Bali. Kepala SMP Wisata Sanur, Gusi Made Raka mengatakan, pihaknya telah menjalankan tahapan dalam mengikuti pembinaan yang dilakukan tim PKTP Kota Denpasar.

“Program ini kita sosialisasikan kepada siswa secara terus menerus. Dari siswa ini mereka akan menyebarluaskan pemahaman kanker minimal kepada keluarga,” jelas Gusi Made Raka, Jumat, 4 November 2016.

Pemahaman tentang bahaya kanker serviks, dikatakan Gusi Made Raka, diberikan kepada siswa secara terprogram. Itu menurutnya, sebagai bagian dari pola hidup sehat yang diwujudkan di sekolah.

“Program penanggulangan kanker ini kami sampaikan ke siswa saat upacara bendera. Termasuk pada kegiatan khusus yang ada di sekolah kita,” tambah Gusi Made Raka.

Sebagai sekolah SMP satu-satunya di Denpasar yang masuk nominasi lomba PKTP tingkat provinsi Bali, Made Raka mengatakan, mempertahankan prestasi jauh lebih sulit dari mencapainya.

“Kita berterimakasih sudah dibimbing tim pembina dari Kota Denpasar. Karena dari evaluasi yang dilakukan masih ada kekurangan dan sekarang sudah kami lengkapi,” ujarnya.

Sementara, Walikota Denpasar yang diwakili oleh Direktur RS Wangaya Denpasar, Setiawati Hartawan mengatakan, ketiga sekolah yang mengikuti lomba adalah duta terbaik Kota Denpasar yang telah meraih juara PKTP tahun 2015.

“Sekolah ini dibina oleh tim PKTP Kota Denpasar dan tim PKTP Kecamatan secara berkesinambungan,” jelas Walikota Denpasar, Ida Bagus Rai Dharma Wijaya Mantra, Jumat, 4 November 2016.

Pencegahan kanker di masyarakat direspons oleh Pemkot Denpasar dengan pemberian Vaksinasi pencegahan kanker leher rahim (Kanker Serviks) kepada siswa perempuan kelas I SMP. Sejak tahun 2013-2016 sebanyak 13.320 orang telah divaksin untuk mendukung Bali bebas kanker serviks 2020.
 
 
Way