SMK YPT Purworejo Meriahkan Kirab Budaya Merti Desa Pangenrejo

    


Kontingen SMK YPT Purworejo, ikut berpartisipasi pada Kirab Budaya dalam rangka Merti Desa Pangenrejo, Jum'at (19/4) sore - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK YPT Purworejo, ikut memeriahkan Kirab Budaya dalam rangka Merti Desa Pangenrejo, Jum’at (19/4) sore. Dalam hal ini, kontingen SMK YPT yang masuk dalam Bregodo P. Kusumoyudho RW. 02 ini, menampilkan kesenian dolalak, kuda lumping, serta penari-penari lainnya.

Menempuh jarak kurang lebih 6 km, dengan mengambil rute di lingkungan Kelurahan Pangenrejo, Purworejo, kirab yang mengambil start dari lapangan Ciluek ini, berlangsung meriah.

Delapan RW yang ada di kelurahan ini, tampil dengan mengarak tumpeng, disertai atraksi masing-masing. Di sepanjang jalan, masyarakat setempat menyaksikannya dengan penuh semangat. Kirab budaya ini sempat membuat macet para pengguna jalan.

“Merti desa ini rutin dilakukan tiap tahun. Khusus kirab budaya ini, baru pertama kali dilakukan. Dan SMK YPT ikut berpartisipasi dalam kesempatan ini,” kata Toto Wibawa, S.Pd, Kepala SMK YPT Purworejo, di sela-sela kegiatan.

Dijelaskan oleh Toto, karena SMK YPT berada di wilayah RW 02, dalam pawai budaya ini masuk kontingen RW 02, dengan jumlah pesertanya mencapai 80 orang. Guru, siswa, dan warga setempat tampil bersama.

Keikutsertaan SMK YPT dalam kirab budaya ini, menurut Toto, sebagai bentuk kepedulian dalam nguri-uri budaya. Karena, budaya bagian dari kehidupan, dan hal ini, juga sebagai salah satu bagian dari pendidikan karakter untuk siswa.

“Mendekati tahun ajaran baru 2019/2020, kegiatan ini juga bagian dari promosi sekolah. Hal ini juga sebagai ungkapan rasa terima kasih pada warga Pangenrejo,” ungkap Toto.

Menurut Toto, warga Pangenrejo menjadi penyumbang siswa cukup besar, setiap kali tahun ajaran baru. Setiap tahunnya, rata-rata 20 persen siswa SMK YPT Purworejo berasal dari Kelurahan Pangenrejo.

Toto berharap, masyarakat pada umumnya, khususnya Pangenrejo, akan semakin percaya dengan SMK YPT, yang akan terus meningkatkan mutu dan kwalitasnya, untuk menciptakan lulusan yang berkompeten di bidangnya.

Lebih jauh Toto menjelaskan, bahwa kirab budaya ini merupakan salah satu rangkaian dari kegiatan Merti Desa Pangenrejo. Kegiatan diawali dengan ziarah ke makam leluhur setempat, bersih Beji, parade budaya, pentas wayang kulit dengan dalang Ki Sunarpo, kenduri agung, dan diakhiri dengan hiburan kesenian kuda lumping.

“Diagendakan, kirab budaya ini akan berjalan rutin tiap tahunnya. Dan SMK YPT Purworejo akan selalu ikut berpartisipasi,” pungkas Toto. (Jon)