SMK YPT Purworejo Kembangkan Program Pusat Keunggulan

oleh
Kepala SMK YPT Purworejo, Drs Trigonggo (kiri), didampingi Kaprodi Teknik Mesin, Fahruroji, saat mengecek kesiapan sarpras penunjang untuk program PK, Jum'at (30/07/2021) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mengawali tahun pelajaran 2021/2022, SMK YPT Purworejo, mulai mengembangkan program SMK sebagai Pusat Keunggulan.

Hal itu disampaikan Drs Trigonggo, Kepala SMK YPT Purworejo yang baru, menggantikan Toto Wibawa, SPd, MPd, yang meninggal beberapa waktu yang lalu.

“Beberapa program tetap kita lanjutkan untuk siswa kelas XI dan XII. Khusus program SMK Pusat Keunggulan (PK), kita awali tahun ini, dimulai dari kelas X,” ujar Trigonggo, Jum’at (30/07/2021).

Menurutnya, program SMK sebagai Pusat Keunggulan, merupakan program dari pusat yang menitikberatkan pada pengembangan SMK dengan kompetensi keahlian tertentu dalam peningkatan kualitas dan kinerja.

Program ini diperkuat melalui kemitraan dan penyelarasan dengan dunia usaha, dunia industri, dunia kerja yang akhirnya menjadi SMK rujukan yang dapat berfungsi sebagai sekolah penggerak dan pusat peningkatan kualitas dan kinerja SMK lainnya.

“Salah satu keunggulan dari program PK ini, siswa akan dilatih memproduksi hingga memasarkan berbagai produk sesuai dengan kompetensinya. Ini akan memotivasi sekolah untuk menggerakkan ekonomi kreatif siswa,” jelas Trigonggo.

Keuntungan dari program PK, lanjut Trigonggo, siswa yang mengikuti Kompetensi akan mendapatkan sertifikat kompetensi, yang menitikberatkan pada aplikatif.

Karena adanya pandemi, kata Trigonggo, program PK belum bisa berjalan, dan mengharuskan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Toh begitu, berbagai persiapan telah dilakukan secara matang, mulai dari SDM, hingga sarana prasarana penunjang yang diperlukan.

Bagi siswa baru, pihak sekolah akan fokus pada pendidikan karakter, juga meningkatkan literasi. Dengan kemampuan literasi, siswa akan mampu menyerap berbagai ilmu pengetahuan, dan tidak terbatas pada bidang akademik saja.

“Di SMK YPT ada 5 kompetensi keahlian, Teknik Instalasi Tenaga Listrik (TITL), Teknik Pemesinan (TP), Teknik Mekanik Industri (TMI), Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO), serta Teknik Bisnis dan Sepeda Motor (TBSM),” pungkas Trigonggo. (Jon)

KORANJURI.com di Google News