SMK TKM Purworejo Terima 360 Siswa Baru

    


Upacara pembukaan kegiatan MPLS bagi siswa baru di SMK TKM Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – PPDB tahun pelajaran 2019/2020, SMK TKM (Taman Karya Madya) Purworejo menerima 360 siswa baru, untuk empat kejuruan, TITL (Teknik Instalasi Tenaga Listrik), TP (Teknik Pemesinan), TMI (Teknik Mekanik Industri), dan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan).

Selama PPDB berlangsung, dari bulan Februari hingga 4 Juni 2019, jumlah pendaftar yang masuk, 520 siswa. Dari jumlah tersebut, 360 pendaftar diterima, dan sisanya, 160 siswa tidak diterima. Ada kenaikan pendaftar, dibanding tahun lalu, yang mencapai 502 siswa.

“Dalam seleksi, penerimaan ditentukan saat wawancara, yang meliputi penilaian sikap dan keadaan raport selama di SMP,” jelas Ki Gandung Ngadino, S.Pd, Kepala SMK TKM Purworejo, Selasa (23/7).

Dalam penilaian sikap dan keadaan rapor ini, akan terlihat bagaimana keadaan siswa, dalam perilaku sehari-hari, kepribadiannya, serta sikapnya, yang mencerminkan diri pribadi siswa tersebut.

Hal ini, menurut Ki Gandung, sangat menentukan pendidikan karakter siswa nantinya. Input yang bagus, disertai proses kegiatan belajar mengajar yang bagus, diimbangi dengan kedisplinan yang tinggi, akan menghasilkan siswa berkwalitas.

“Memasuki tahun ajaran baru ini, bagi siswa baru ada kegiatan MPLS (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah), dan bagi guru ada IHT (In House Training),” ungkap Ki Gandung.

Dalam MPLS yang dilaksanakan selama seminggu, dari Senin (15/7) hingga Sabtu (20/7), dan dibuka oleh Rektor UST (Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa), menurut Ki Gandung, pihaknya menggandeng pihak lain, seperti Kodim, Polres, Dinperinaker, BKKBN, juga DHC 45.

Dalam MPLS ini, materi yang disampaikan meliputi, kurikulum 2013, tata tertib lalulintas dan bahaya narkoba, perkenalan OSIS, ketamansiswaan, ketenagakerjaan, perkenalan lagu Tamansiswa, wawasan kebangsaan/bernegara, kesehatan dan reproduksi remaja, perkenalan wali kelas X, jiwa semangat dan nilai kejuangan 45, motivasi belajar, dan PBB.

Untuk peningkatan dan pengembangan materi kegiatan belajar mengajar agar tercapai tujuan pembelajaran dan peningkatan kwalitas sekolah, para guru di SMK TKM Purworejo mengikuti IHT selama dua hari, dari Senin (8/7) hingga Selasa (9/7).

Selama IHT, kata Ki Gandung, materi disampaikan oleh para ahli di bidang pendidikan, dan dibuka oleh Kepala Cabang Dinas Pendidikan wilayah VIII, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Propinsi Jateng.

Materi ini meliputi, penguatan karakter pamong (guru), analisis soal, penyusunan instrumen tes belajar mengajar, perangkat pembelajaran, kurikulum 2013 edisi revisi 2017, dampak pembelajaran model HOT terhadap kwalitas pendidikan, serta penyusunan perangkat pembelajaran.

“Kita juga sudah menyelesaikan penyusunan E-KTSP (Elektronik Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan),” terang Ki Gandung.

Ki Gandung menambahkan, bagi orang tua/wali siswa, juga sudah diberikan sosialisasi tentang biaya berguru. Dalam hal ini, ada kebijakan keringanan biaya SPP, praktek kerja, dan uang gedung, bagi orang tua yang anaknya sekolah di SMK TKM lebih dari SATU. (Jon)