SMK TI Kartika Cendekia Purworejo Gelar ArtTIKC

    


Kegiatan ArtTIKC di SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, dari Rabu (2/1) hingga Minggu (6/1) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, menggelar ArtTIKC. Pameran seni yang berlangsung dari Rabu (2/1) hingga Minggu (6/1) ini, bertempat kampus setempat, di jalan WR Supratman, Baledono, Purworejo, dan diikuti semua siswa, dari kelas X, XI, dan XII

ArtTIKC ini sendiri, merupakan sebuah event gelar karya untuk mengekspresikan karya anak-anak SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, sesuai kompetensi yang ada di sekolah, maupun di luar kompetensi.

“Setiap anak pasti memiliki potensi/bakat masing-masing. Potensi ini kita tampung, lalu ditampilkan dalam gelar karya ini. Itulah kenapa, setiap tahun sekali kita adakan kegiatan ini. Kali ini, gelar karya sudah yang ke delapan,” jelas Agus Setya Ardiyanto, A.Md, Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, Kamis (3/1).

Dalam ArtTIKC ini, menampilkan pameran seni lukis, fotografi, karya anak berupa kerajinan tangan yang bisa dijualbelikan, sesuai mapel kewirausahaan dan prakarya, karya dari kompetensi TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan), yang bisa mengembangkan software, berupa aplikasi untuk pemilihan ketua OSIS, yang diberi nama Pilketos, serta alat sensor elektronik yang bisa untuk mendeteksi suara atau warna.

Kegiatan ini, terang Agus, diselingi dengan pemilihan Bagus Roro untuk tingkat sekolah, workshop editing dan videografi dari Alif Studio, workshop TKJ oleh guru setempat, serta workshop data base, dari siswa yang pernah menjuarai LKS tingkat kabupaten.

“Dengan kegiatan ArtTIKC ini, kami berharap bisa menumbuhkan semangat dan mental siswa untuk berkarya itu ada,” ungkap Agus.

Diselenggarakannya kegiatan gelar karya siswa ini di awal semester genap, menurut Agus, dengan berbagai pertimbangan. Salah satunya, anak-anak bisa mengisi liburan sekolah dengan memaksimalkan karya siswa.

Lebih jauh Agus menyampaikan, di SMK TI Kartika Cendekia Purworejo ini, memiliki dua kompetensi/kejuruan, yakni Multi Media dan TKJ (Teknik Komputer dan Jaringan). Saat ini, jumlah seluruh siswa, mencapai 208, dengan perincian, kelas X 72 siswa, kelas XI 72 siswa, dan kelas XII 64 siswa. Masing-masing kelas, ada dua rombel, untuk kejuruan Multimedia dan TKJ.

Agus Setya Ardiyanto, A.Md, Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

Agus Setya Ardiyanto, A.Md, Kepala SMK TI Kartika Cendekia Purworejo – foto: Sujono/Koranjuri.com

Setiap tahun ajaran baru, sekolah dibawah naungan Yayasan Kartika Puri Purworejo ini, membuka pendaftaran siswa baru, yang terbagi dalam dua gelombang. Pada gelombang pertama, dikhususkan untuk yatim piatu dan keluarga tidak mampu. Dasar dari penerimaan, pertimbangan sosial, tanpa melihat nilai. Kuota untuk gelombang pertama, maksimal 80 persen. Dan pada gelombang kedua, menggunakan seleksi, dengan dasar penerimaan nilai akademik.

“Siswa bebas biaya pendaftaran, SPP 3 tahun, uang gedung, laboratorium/ praktek, ujian semester dan midsemester, serta pengembangan diri. Pihak sekolah juga menyediakan beasiswa prestasi, PIP, BSM, serta lainnya,” kata Agus sedikit promosi.

SMK TI Kartika Cendekia Purworejo, kata Agus, juga dilengkapi dengan fasilitas unit produksi toko, sablon dan editing. Setiap pulang sekolah, siswa wajib menggunakan fasilitas laboratorium (internet dan WiFi) yang diatur dalam jadwal.

“Sekolah kita mandiri. Untuk pengembangan, kita ada gerakan seibu rupiah perhari, sisa dari uang saku. Pendanaan juga dari donatur dan keuntungan sektor usaha pada yayasan,” pungkas Agus. (Jon)