SMK Teknologi Wira Bhakti Siap Ikuti UNBK

    


Kepala SMK Teknologi Wira Bhakti, I Gusti Ketut Saryana - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMA/SMK tinggal menunggu hitungan hari. Masing-masing sekolah peserta dipastikan telah siap dari segi kelengkapan TI hingga uji coba simulasi yang telah dilakukan sebanyak dua kali pelaksanan. Persiapan tahap terakhir adalah gladi bersih yang dimulai pada 21 Maret 2016.

Saat gladi bersih SMK Wira Bhakti Denpasar memastikan tidak ada kendala dari sisi kesiapan teknis.

“Jumlah komputer yang kita miliki lebih dari kebutuhan yang ada. Jadi sebenarnya sekolah kami bisa menyelenggarakan dalam satu sesi saja,” ujar kepala sekolah, I Gusti Ketut Saryana, Sabtu 12 Maret 2016.

Namun untuk ‘mengamankan’ semuanya, pihaknya menerapkan dua sesi dalam satu hari UN. Dengan jumlah siswa 55 orang sekolah itu hanya membutuhkan satu ruangan laboratorium yang setiap sesinya diisi 25 orang.

Server yang dimiliki SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar untuk mendukung pelaksanaan UNBK - foto: Koranjuri.com

Server yang dimiliki SMK Teknologi Wira Bhakti Denpasar untuk mendukung pelaksanaan UNBK – foto: Koranjuri.com

Dari kesiapan yang ada terlihat, perangkat komputer yang digunakan untuk UNBK semuanya berupa komputer jinjing. Meski sebelumnya sekolah kejuruan teknologi komputer itu akan menggunakan perangkat komputer rakit atau PC. Namun, setelah dilakukan uji coba, sistem audio visual tidak berfungsi dengan sempurna.

“Jadi diputuskan semuanya menggunakan laptop. Ini untuk menghindari masalah teknis yang bisa muncul seperti saat tes bahasa Inggris yang membutuhkan audio,” jelas Saryana.

Server utama yang digunakan untuk menampung soal setelah diunduh juga terlihat sangat mumpuni. Teknisi UNBK di SMK Teknologi Wira Bhakti, Bayu mengatakan, dengan dukungan Random Access Memory (RAM) 16 GB dan kapasitas Harddisk 2 terabyte, dipastikan persoalan teknis server sepenuhnya sudah siap.

“Cuma waktu yang masih ada ini kita lakukan penyempurnaan untuk koneksi internet. Dari sisi teknis perangkat dan jaringan sudah tidak ada masalah lagi,” ujar Bayu kepada Koranjuri.com.

Sementara, kepala sekolah setempat, I Gusti Ketut Saryana menambahkan, UNBK berikutnya pihaknya akan melakukan penyempurnaan dan
menggunakan dua laboratorium komputer yang ada di sekolah itu. Dikatakan, jumlah peserta UNBK tahun berikutnya lebih banyak dari tahun ini.

“Kita punya 100 siswa yang akan ikut UNBK tahun depan. Jadi dua lab komputer semua akan kita gunakan,” jelas Saryana.
 
 
Way

Hits: 0