SMK Kesehatan Purworejo Miliki Kantor BKK dan Pusat Informasi

    


Nuryadin, SSos, MPd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, saat meresmikan kantor BKK dan Pusat Informasi, Senin (12/8), di kampus 2, gang Kemuning, Pangenjurutengah, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo, kini memiliki kantor BKK (Bursa Kerja Khusus) dan Pusat Informasi serta Konsultasi Studi Lanjut D3, S1 PTN/PTS Dalam dan Luar Negeri. Kantor baru ini, berlokasi di Kampus 2 sekolah tersebut, di gang Kemuning, Pangenjurutengah, Purworejo.

Peresmian dilakukan oleh Nuryadin, SSos, MPd, selaku Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Senin (12/8) siang, dengan disaksikan Sunaryo, selaku Pengawas Yayasan Bina Tani Bagelen, serta segenap tamu undangan.

Menurut Nuryadin, adanya kantor BKK dan Pusat Informasi tersebut, sebagai bagian dari komitmen sekolah untuk memberikan pelayanan yang terbaik, dengan memberikan jaminan pada siswa setelah lulus, mau langsung kerja atau melanjutkan studi.

Hal ini, merupakan bagian dari promosi dan sosialisasi pada warga Purworejo khususnya, bahwa SMK Kesehatan Purworejo serius mempersiapkan anak didiknya setelah lulus.

“Juga untuk menjawab kritik/saran, bahwa lulusan SMK, penyumbang pengangguran tertinggi di Indonesia,” ungkap Nuryadin, Senin (12/8).

Dijelaskan Nuryadin, meski baru sekarang SMK Kesehatan Purworejo memiliki kantor BKK dan Pusat Informasi, namun pihak sekolah tetap memfasilitasi bagi lulusan yang ingin melanjutkan studi atau langsung kerja. Terakhir, 15 alumni disalurkan bekerja di luar negeri, 4 di Jakarta, 7 di Yogyakarta, 10 di Semarang, lolos di perguruan tinggi lewat program Bidik Misi 2 orang, serta beberapa lainnya diterima di sejumlah perguruan tinggi.

BKK ini, kata Nuryadin, akan dikelola oleh guru yang ahli di bidangnya, di IT maupun negoisasi. Siswa bisa berkonsultasi secara langsung, atau membuka website BKK SMK Kesehatan Purworejo, untuk mencari lowongan kerja, atau melanjutkan studinya.

Dari survei yang dilakukan terhadap siswa kelas X, terang Nuryadin, 70 persen diantaranya akan melanjutkan studinya setelah lulus. Nuryadin berharap, jumlah siswa yang akan melanjutkan studinya, bisa meningkat lagi, dengan adanya kantor BKK dan Pusat Informasi ini.

“Diharapkan pula, animo masyarakat lebih meningkat lagi, untuk menyekolahkan putra-putrinya di SMK Kesehatan Purworejo,” terang Nuryadin, yang didampingi Ardiyanto selaku Humas.

Lebih jauh Nuryadin menjelaskan, di Hari Idul Adha ini, pihak sekolah telah menyembelih empat kambing qorban. Tiga diantaranya, daging qurbannya dibagikan kepada masyarakat sekitar kampus, dan satu kambing diserahkan ke MTs N Purworejo, sebagai sekolah yang lulusannya paling banyak melanjutkan studinya di SMK Kesehatan Purworejo.

“Selain sebagai bagian dari syariat Islam, penyembelihan hewan qurban ini memiliki tujuan untuk lebih mendekatkan diri kepada masyarakat sekitar, juga sebagai bagian dari promosi dan sosialisasi sekolah,” pungkas Nuryadin. (Jon)