SMK Kesehatan Purworejo Juara Bertahan Lomba LKS Farmasi dan Keperawatan

    


Dua siswa SMK Kesehatan Purworejo, Vinca Elyana Purwantari, kelas XII jurusan Farmasi dan Pradnya Adanti Via Nuraini, kelas XII jurusan Keperawatan, yang jadi juara 1 di LKS SMK 2018 bidang Farmasi dan Keperawatan tingkat Kabupaten Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Untuk kedua kalinya, SMK Kesehatan Purworejo berhasil mempertahankan juara 1, dalam lomba LKS (Lomba Kompetensi Siswa) jurusan Farmasi dan Keperawatan tahun 2018, tingkat Kabupaten Purworejo.

Atas prestasinya itu, SMK Kesehatan Purworejo akan mewakili Kabupaten Purworejo dalam lomba LKS tingkat Propinsi Jateng untuk jurusan Farmasi dan Keperawatan, yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober mendatang di Semarang

“Di tingkat propinsi, kita sangat berharap bisa juara 1, sehingga bisa maju ke tingkat nasional,” jelas Nuryadin S.Sos, MPd, Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Sabtu (15/9).

Mata lomba farmasi dan keperawatan sendiri, merupakan bagian dari 23 mata lomba yang dipertandingkan dalam LKS SMK 2018, tingkat Kabupaten Purworejo, yang dilaksanakan dari tanggal 10 – 14 September 2018 lalu. Dalam ajang ini, diikuti oleh 150 peserta dari seluruh SMK di Kabupaten Purworejo, baik negeri maupun swasta.

Pada mata lomba LKS Farmasi, jelas Nuryadin, SMK Kesehatan diwakili oleh Vinca Elyana Purwantari, siswa kelas XII jurusan Farmasi. Vinca dibimbing oleh Dra Endang Wahyuningsih. Pada mata lomba Keperawatan, diwakili oleh Pradnya Adanti Via Nuraini. Siswa kelas XII jurusan Keperawatan ini, dibimbing oleh Putri Desiani.

Pada mata lomba Farmasi yang dilaksanakan pada Kamis (13/9), di SMK Penabur, SMK Kesehatan Purworejo berhasil mengungguli peserta dari SMK Mahardika, SMK Pancasila 2, SMK Penabur, dan SMK Bhakti Putra Bangsa, dengan total nilai 896,00.

Untuk mata lomba Keperawatan, yang dilaksanakan pada Rabu (13/9), di SMK Kesehatan Purworejo, Pradnya Adanti Via Nuraini berhasil mengungguli peserta lain dari SMK Ash Shiddiqiyah, dan SMK Bhakti Putra Bangsa, dengan total nilai 98,00.

“Materi yang diujikan, teori dan praktek. Untuk Keperawatan, prakteknya cara menangani pasien. Pada Farmasi, prakteknya meracik obat, dan dipresentasikan hasilnya di depan juri,” jelas Nuryadin, yang didampingi Ardiyanto, selaku Humas SMK Kesehatan Purworejo.

Nuryadin sangat bangga dengan prestasi anak didiknya itu. Arti kemenangan itu sendiri, menurut nya, salah satu ujud keseriusan dan komitmen pihak sekolah dalam bidang kesehatan, dan sebagai salah satu indikator untuk menjadi sekolah unggulan.

“Juga merupakan ajang promosi dalam menggali potensi dari masing-masing sekolah,” kata Nuryadin.

Nuryadin juga meminta doa dan dukungan masyarakat Purworejo, agar SMK Kesehatan Purworejo bisa lolos tingkat propinsi, sehingga bisa mengharumkan nama daerah dan sekolah. (Jon)