SMK Kesehatan Purworejo Giatkan Kumpul Bareng Guru

    


Suasana kegiatan Kumpul Bareng Guru SMK Kesehatan Purworejo, Kamis (24/09/2020) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMK Kesehatan Purworejo, menggiatkan kegiatan Kumpul Bareng Guru. Dalam kegiatan yang dilaksanakan sebulan sekali itu, melibatkan pendidik (guru) dan tenaga kependidikan yang ada di SMK Kesehatan Purworejo.

Kumpul Bareng Guru kali ini, dilaksanakan Kamis (24/09/2020), dipimpin oleh Kepala SMK Kesehatan Purworejo, Nuryadin, SSos, MPd, dan menghadirkan Drs Sunaryo, selaku pengurus Yayasan Bina Tani Bagelen.

“Kumpul Bareng Guru merupakan
tempat untuk mengevaluasi setiap bulan sekali. Ini wajib dilakukan, untuk mengevaluasi aktivitas kita selama satu bulan, dan juga merumuskan agenda satu bulan berikutnya,” jelas Nuryadin, usai kegiatan.

Dalam Kumpul Bareng Guru, kata Nuryadin, sekaligus juga menampung beberapa informasi-informasi, kebijakan-kebijakan, dari pemerintah, sekolah, juga masukan-masukan dari stakeholder/yayasan.

Terkait PJJ (Pembelajaran Jarak Jauh), kata Nuryadin, dari SMK Kesehatan Purworejo tetap menyelenggarakan pembelajaran secara tatap muka, meskipun seminggu hanya dua kali.

“Prinsipnya secara aturan nggak boleh. Tetapi karena SMK, ada pelajaran praktek, dan tak mungkin dilakukan PJJ. Bahasanya tidak praktek, tapi konsultasi alat,” jelas Nuryadin.

Meski begitu, dari SMK Kesehatan Purworejo tetap menerapkan protokol kesehatan dengan ketat. Saat masuk sekolah, siswa selalu dicek suhu tubuh, wajib cuci tangan dan wajib memakai masker.

Jumlah siswa yang masuk, ungkap Nuryadin, juga hanya setengah perkelasnya. Durasi waktu pelajaran perjamnya hanya 20 menit. Masuk mulai jam 7.30 WIB hingga jam 11.00 WIB.

“Kenapa kita ada tatap muka? Karena itu bagian dari aspirasi siswa dan orangtua. Kalau terus PJJ, siswa akan merasa jenuh, stres, dan pulsa menjadi lebih boros,” kata Nuryadin, yang berharap, dengan diadakannya evaluasi ini, KBM di SMK Kesehatan Purworejo bisa lebih baik lagi.

Kumpul Bareng Guru, menurut Nuryadin, merupakan bagian dari komitmen sekolah untuk memberikan pelayanan yang terbaik bagi siswa.

“Itu sebagai bentuk pertanggungjawaban sekolah kepada masyarakat, bangsa dan negara, khususnya orangtua. Bahwa kita serius, tidak main-main, bahwa kita sekolah unggul,” ujar Nuryadin.

Terpisah, Drs Sunaryo, selaku pengurus Yayasan Bina Tani Bagelen mengajak kepada seluruh PTK (pendidik dan tenaga pendidikan) di SMK Kesehatan Purworejo untuk masing-masing meningkatkan prestasi dan kinerja.

“Mari kita berlomba-lomba, mengajak semuanya dalam kebaikan, sehinga keburukan akan lelah mengikuti kita,” ujar Sunaryo.

Menurut Sunaryo, pada prinsipnya, dirinya mengajak untuk memberikan hadiah yang terbaik untuk lembaga (sekolah), berupa PDKT (Prestasi, Dedikasi, Loyalitas dan Tanpa Cela), baik di dalam maupun di luar sekolah .

“Kita dipercaya masyarakat, harus kita jaga sebaik-baiknya,” kata Sunaryo.

Dalam kegiatan Kumpul Bareng Guru tersebut, dari pihak sekolah juga sangat mengapresiasi atas prestasi siswanya, karena telah meraih juara dalam lomba cover lagu ‘Semarak Milad Himapma ke-15 UMP Purworejo’.

Membawakan lagu Indonesia Jaya, grup musik Sakuba SMK Kesehatan Purworejo yang beranggotakan Happy Salma Lavirga (vokal, kelas XI Keperawatan 1), Dimas Bagus Kusuma (gitar, kelas XI Keperawatan 2), Eliza Selviana (bas, kelas XI Keperawatan 2), serta Anggie Steviana (kajon, kelas XI Keperawatan 1), dengan guru pembimbing Ardiyanto, berhasil meraih juara tiga dalam lomba tersebut. (Jon)