SMK Batik Purworejo Gelar Pemilos 2019

    


Proses Pemilos 2019 di SMK Batik Purworejo, Kamis (10/10) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pemilos (Pemilihan OSIS) SMK Batik Perbaik Purworejo, untuk memilih ketua OSIS masa bakti 2019-2020, Kamis (10/10), berlangsung meriah. Proses pemilihannya sendiri, dibuat sama persis dengan pemilihan pada pemilu.

Para pemilih, tampak antri untuk mengambil kertas suara yang sudah dipersiapkan panitia pemilihan, setelah sebelumnya memberikan surat panggilan. Setelah memperoleh kertas suara, mereka menuju bilik suara, untuk memilih salah satu dari empat calon ketua OSIS.

Usai mencoblos, para pemilih memasukkan kertas suara pada kotak suara, lalu mencelupkan salah satu jari pada tinta, sebagai penanda kalau mereka telah menggunakan hak pilihnya.

Menurut Kepala SMK Batik Purworejo, Yati Dwi Puspita Adi, SPd, atau yang akrab disapa Pipit, pelaksanaan Pemilos untuk memilih ketua OSIS ini, dilakukan sama persis seperti pemilu, baik dari proses, tata cara, maupun penghitungannya, yang disaksikan para saksi.

Dijelaskan oleh Pipit, ada empat calon yang maju dalam Pemilos kali ini, Adhik Surya Romadhon, Riska Nur Anggraeni, Sofi Hana Maulidina, dan Aprilia Dwi Indrayani. Untuk jumlah pemilihnya mencapai 700 lebih, terdiri dari semua siswa, serta para guru dan karyawan.

“Tahapan yang dilaluinya juga sama, yakni, ada penyampaian visi misi, masa kampanye, ada tim sukses, dan pencoblosan. Yg membuat sedikit beda, para calon harus mengkampanyekan visi misinya melalui you tube,” ujar Pipit.

Pada Pemilos ini, kata Pipit, perangkat dan peralatan yang digunakan dari KPU. Tujuannya, untuk melatih siswa berdemokrasi, dengan memilih secara benar dan sesuai aturan.

Dalam Pemilos ini, SMK Batik Purworejo menggandeng KPU dan Bawaslu. KPU, ujar Pipit, bertugas untuk memberikan penjelasan terkait proses dan tahapan dalam pemilu. Sementara Bawaslu, menjelaskan tentang pengawasan Pemilu. Baik KPU maupun Bawaslu, sangat mengapresiasi kegiatan ini.

Pipit berharap, siswa memahami cara berdemokrasi yang baik dan benar, sesuai aturan yang berlaku. Sehingga ketika mereka nanti menggunakan hak pilihnya dalam pemilu yang sebenarnya, sudah tahu apa yang harus dilakukan.

“Di akhir kegiatan, ada hiburan menyanyi dan fashion show dengan tema pakaian tradisional,” ujar Pipit.

Setelah melalui proses pemilihan yang jujur dan adil, akhirnya Adhik Nova Surya Romadhon, siswa kelas XI RPL terlilih menjadi ketua OSIS periode 2019-2020, setelah memperoleh 236 suara.

Disusul Riska Nur Anggraeni, siswa kelas XI AKL 2 dengan 184 suara,
Sofi Hana Maulidina, siswa kelas XI AKL 2, dengan 114 suara, dan
Aprilia Dwi Indrayani, siswa kelas XI TKJ yang memperoleh 33 suara. (Jon)