Siswa SMKN 1 Purworejo Raih Juara 1 LKS SMK Nasional 2019

    


Anugrah Akbar Manpratama, siswa SMK N 1 Purworejo yang meraih juara satu dalam LKS Nasional SMK tahun 2019 untuk mata lomba Prototype Modelling, didampingi Kepala Sekolah, Budiyono - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satu lagi, prestasi membanggakan diukir siswa SMK N 1 Purworejo. Dalam LKS (Lomba Kompetensi Siswa) SMK tingkat Nasional ke XXVII tahun 2019 yang berlangsung di Yogyakarta, salah satu siswanya yang bernama Anugrah Akbar Manpratama (18), siswa kelas XII Teknik Pemesinan (alumni 2019), berhasil meraih juara satu dalam mata lomba Prototype Modelling.

Pada lomba yang berlangsung dari tanggal 7 hingga 13 Juli 2019 itu, Akbar mewakili Provinsi Jateng. Prestasi Akbar dalam lomba bergengsi tersebut tak lepas dari peran guru pendampingnya, Sugeng Wiyono, ST, M.Eng.

“Prestasi ini, sangat membanggakan. Semoga ini bisa menjadi motivasi siswa lainnya, agar bisa berprestasi seperti Akbar,” jelas Budiyono, Spd, MPd, Kepala SMK N 1 Purworejo, Senin (15/7).

Dijelaskan oleh Budiyono, bahwa dalam LKS tingkat nasional, tidak otomatis setiap juara 1 akan mewakili Indonesia di LKS tingkat dunia (WSC: World Skill Competition), yang berlangsung setiap dua tahun sekali. Untuk tahun 2019, LKS tingkat dunia berlangsung di Rusia, dan untuk Prototype Modelling, Indonesia diwakili Slamet Sarwo Edi, alumni SMK N 1 Purworejo, yang juga juara LKS SMK Nasional tahun 2018 lalu.

Kata Budiyono, dalam LKS nasional, mata lomba Prototype Modelling merupakan binaan Toyota. Dalam hal ini, yang akan maju ke WSC mewakili Indonesia dalam mata lomba tersebut, atlet binaan Toyota. Dan untuk menjadi atlet perwakilan Toyota, syaratnya harus bekerja di Toyota. Akbar sendiri, saat ini bekerja di PT TMMIN (Toyota Motor Manufacturing Indonesia). Dia lolos seleksi sebelum mengikuti LKS Nasional.

“Untuk atlet yang mewakili Indonesia di WSC 2021, itu kewenangan pihak Toyota untuk menyeleksinya. Akbar juga punya peluang untuk itu,” ungkap Budiyono.

Lebih jauh Budiyono menjelaskan, dalam LKS SMK tingkat nasional tersebut, Propinsi Jawa Tengah meraih juara umum, dengan mendapatkan 11 medali emas, 4 perak, dan 4 perunggu, dari 28 jenis mata lomba yang dipertandingkan.

Kesebelas medali emas itu, Autobody Repair (SMKN 2 Salatiga), Automobile Technology (SMKN 3 Kendal), Mobile Robotics (SMK Tunas Harapan Pati), Prototype Modelling (SMKN 1 Purworejo), CNC Miling (SMKS Warga Surakarta), Joinery (SMKN 2 Kebumen), Mechatronics (SMK Negeri 7 Semarang), Mechanical Engineering CAD (SMK Negeri 2 Cilacap), Web Technologies (SMK Tunas Harapan Pati), Landscape and Gardening (SMKN 6 Kendal), dan Fashion Technology (SMK Negeri Tengaran).

Untuk perolehan medali perak, Metrology (SMK Negeri 1 Magelang), Plastic Die Engineering (SMKS Warga Surakarta), Cabinet Making (SMK Pika), dan Wall and Floor Tiling (SMK Negeri 7 Semarang).

Perolehan medali perunggu, Tractor Engine Assembly (SMK Tunas Harapan Pati), Industrial Control (SMKN 1 Adiwerna), Welding (SMK Negeri 2 Cilacap), dan Beauty Therapy (SMK Negeri 3 Pati).

“Sudah lima kali kita meraih juara satu nasional di mata lomba Prototype Modelling ini. Kita berharap, untuk mata lomba yang lain juga bisa meraih prestasi yang sama,” pungkas Budiyono. (Jon)