Siswa SMAN 7 Purworejo Ini Maju OSN Tingkat Nasional Mewakili Jateng

oleh
Hatta Hidayatulloh (tengah), didampingi kedua orang tuanya, Muslim Gunawan Wahyudi dan Jumiyati Sururiyah, serta Kepala SMAN 7 Purworejo Niken Wahyuni, M.Pd., dan pembimbing Drs Dani Safari - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Prestasi Hatta Hidayatulloh, siswa SMAN 7 Purworejo dari kelas XII MIPA 2 ini patut diacungi jempol. Hatta, berhasil lolos dalam OSN (Olimpiade Sains Nasional) tingkat nasional, tahun 2022, mewakili Propinsi Jateng untuk mapel Geografi.

Prestasi Hatta ini sudah dirilis Pusat Prestasi Nasional Kemendikbud Ristek RI pada 10 September 2022 lalu. Hatta harus bersaing dengan 9 peserta lainnya yang berasal dari berbagai SMA seJateng di OSN tingkat nasional untuk mapel Geografi.

“Hatta akan berlaga pada OSN tingkat nasional pada tanggal 3 dan 4 Oktober 2022 secara online di sekolah,” ujar Kepala SMAN 7 Purworejo, Niken Wahyuni, M.Pd., Kamis (15/09/2022).

Berbagai persiapan dilakukan Hatta sebelum berlaga di OSN tingkat nasional. Dia akan menjalani serangkaian kegiatan persiapan Olimpiade, baik di sekolah maupun pembimbingan dari pihak kedua. Dari tanggal 17 hingga 23 September, Hatta akan menjalani TC di Semarang.

Dijelaskan oleh Niken, dalam OSN tingkat kabupaten, dari SMAN 7 Purworejo mengirimkan 43 siswanya untuk 9 mapel, yakni, Matematika, Ekonomi, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Kebumian, TIK dan Geografi.

Dari 43 peserta, 7 diantaranya berhasil lolos ke tingkat provinsi, untuk mapel Geografi, Biologi, Ekonomi dan Kimia. Di tingkat propinsi, akhirnya hanya Hatta yang berhasil lolos ke tingkat nasional.

“Syukur Alhamdulillah atas prestasi Hatta. Saya bangga dan berterima kasih kepada pembimbing dan kedua orang tua Hatta yang selalu memberikan supportnya. Saya sangat berharap, Hatta bisa lolos ke tingkat internasional,” ujar Niken, yang didampingi Drs Dani Safari, pembimbing Geografi Hatta.

Diungkapkan oleh Niken, baru kali ini, siswa SMAN 7 Purworejo bisa lolos ke OSN tingkat nasional dalam mapel Geografi. Selama ini, baru dalam mapel Sejarah (non sains), yang sering berprestasi di tingkat nasional.

Dijelaskan, Hatta Hidayatulloh merupakan putra kedua pasangan Muslim Gunawan Wahyudi dan Jumiyati Sururiyah, warga RT 01 RW 01, Desa Bonorowo, Kecamatan Bonorowo, Kebumen. Selain bersekolah di SMAN 7 Purworejo, Hatta juga mondok di
Pondok Pesantren Nurul Hidayah Pangenjurutengah, Purworejo.

“Sejak SD dan SMP, Hatta memang sudah kutu buku. Dia selalu mandiri dan sering meraih prestasi. Sebagai orang tua, kita selalu mendukungnya,” jelas Muslim, didampingi istrinya, Jumiyati.

Dari pengakuan Hatta, meski dia dari kelas MIPA, namun sangat menyukai Geografi karena menyenangkan dan penuh tantangan. Padahal secara keilmuan, Geografi masuk mapel IPS.

“Itu dikarenakan, dalam Geografi memadukan bermacam ilmu, seperti fisika, kimia, biologi dan matematika,” ungkap Hatta.

Sebagai pembimbing Geografi Hatta, Dani merasa bangga dengan prestasi anak didiknya itu. Menurutnya, beberapa kali mengikuti OSN mapel Geografi, baru kali ini Hatta bisa lolos ke tingkat nasional. Selama ini, baru lolos ke tingkat provinsi.

“Dia selalu mengajukan diri untuk mapel Geografi. Dia bisa membaca peluang, karena di Geografi ini, meski sama-sama sulit, tapi persaingannya tidak terlalu ketat,” pungkas Dani. (Jon)

Baca Artikel Lain KORANJURI di GOOGLE NEWS

KORANJURI.com di Google News