Sinar di Perayaan HUT Ke-52 SMA Resman

    


Penampilan siswa SMA Negeri 2 Denpasar saat perform di acara puncak peringatan HUT Ke-52 Resman, Jumat, 4 Agustus 2017 - foto: Wahyu Siswadi/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mempertahankan kualitas pendidikan tak semudah membalikkan telapak tangan. Dibutuhkan perjuangan untuk mencapai tingkat pendidikan yang berkualifikasi di segala bidang.

Penjabaran itu menjadi tema sentral peringatan HUT SMA Negeri 2 Denpasar Ke-52 dalam sebuah akronim ‘SINAR’ yang bermakna Sinergi, Ilmu, Norma, Akhlak, Resman.

“Tema itu menjelaskan eksistensi SMA Resman dengan segala pencapaiannya di usia ke-52 tahun,” jelas Wakasek Humas, Try Sulistyaningsih, Jumat, 4 Agustus 2017.

Rangkaian HUT Ke-52 SMA Negeri 2 Denpasar dimeriahkan dengan kegiatan lomba maupun kreatifitas seni serta kegiatan enterpreunership siswa dengan adanya stan kuliner. Aksi sosial donor darah juga menjadi kegiatan untuk meningkatkan kepekaan dalam membantu sesama serta memupuk rasa solidaritas.

Ida Bagus Sueta Manuaba - foto: Koranjuri.com

Ida Bagus Sueta Manuaba – foto: Koranjuri.com

Kreatifitas lain yang tak kalah tampil meriah yakni, lomba membuat lampion unik dan grafiti dengan siswa sebagai pesertanya. Puncak acara pada 4 Agustus 2017, panggung Resman dihentak oleh penampilan band sekolah dan bintang tamu.

“Semua kegiatan kita coba eksplore, termasuk olahraga, senam gemufamire untuk guru dan siswa,” jelas Try Sulistyaningsih.

Kepala SMA Negeri 2 Denpasar Ida Bagus Sueta Manuaba mengatakan, HUT Ke-52 sekolah yang kondang dengan julukan Resman ini, menjadi perjalanan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Pencapaian yang ada sekarang, menurut Sueta Manuaba, akan terus dipertahankan dari tahun ke tahun.

“Melihat jumlah alumni yang lulus tahun ini dan diterima di PTN di Indonesia, diatas rata-rata sekitar 60 persen. Namun kondisi itu akan kita tingkatkan lagi,” jelas Ida Bagus Sueta Manuaba.

Di tengah kompetisi pendidikan yang semakin ketat, penerapan kurikulum 2013 akan dikembangkan semaksimal mungkin. “Pendidikan bukan hanya ada di sekolah, tapi dari banyak hal materi pendidikan itu bisa digali,” ujarnya demikian.

Dari sisi kepanitiaan yang sepenuhnya dilakukan oleh OSIS, menunjukkan proses kematangan siswa dalam mengemas event yang menjadi bagian dari penerapan kurikulum 2013.

“Sumber pendanaan kita gali dari sponsor. Jadi sekolah sifatnya menjadi pembina dari kegiatan ini,” ujar Ketua Panitia Ni Made Ayu Yuniastari, siswa dari kelas XII IPA 4.

Di puncak acara HUT Ke-52 SMA Negeri 2 Denpasar, ikatan alumni yang tergabung dalam Ikaresman menyerahkan sumbangan dalam bentuk pembangunan ruang UKS.

“Ruangan UKS direhab lagi oleh para alumni dengan seluruh biaya dari mereka. Penyerahan itu dilakukan secara simbolis kepada sekolah,” ujar gadis energik yang biasa disapa Yuni ini. (Way)