Simulasi Antar Jemput Atlit Jelang Asian Games 2018

    


Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya Kombes Yusuf menjelaskan, penggadaan simulasi jemput atlet rombongan Asian Games 2018 dari bandara Soekarno Hatta ke wisma atlet di Kemayoran dan dari wisma atlet ke Gelora Bung Karno (GBK).

Menurut Yusuf, dari hasil simulasi ini, akan terlihat kecepatan atau jarak tempuh dari bandara ke Wisma Atlet.

“Jika target maksimalnya 30 menit, kalau bisa kurang dari 30 menit sudah bagus. Pada saat simulasi jarak tempuh dari bandara ke wisma atlet sekitar 26 menit dan dari wisma atlet ke Gelora Bung Karno sekitar 24 menit,” ujar Yusuf di GBK, Rabu (4/7/2018).

Selain itu, untuk pengawal rombongan bus atlet nantinya dikawal oleh Patwal maksimal lima bus. Jika ada permintaan lebih dari lima bus dalam satu kali perjalanan, maka ada dua patwal yang mengawal.

Yusuf menambahkan, rangkaiannya ada dua etape, pertama rangkaian maksimal lima bus, kemudian kedua maksimal tiga bus.

“Kalau nanti masing-masing kontingen butuh 10 bus, nanti kita siapkan, jadi ada dua pengawalan untuk kejar waktu,” ujarnya.

Menurut Dirlantas, pertimbangan maksimal hanya lima bus yang dapat dikawal karena untuk mengejar waktu. Sebab, jika bus semakin banyak maka akan semakin lambat.

Untuk kedatangan atlet di Bandara Soekarno Hatta, nantinya ada di Terminal 2 dan Terminal 3 Ultimate. Selain itu, juga sudah disediakan tempat parkir bus khusus, sehingga ketika para atlet tiba bisa langsung naik bus yang telah disediakan.

Selama rangkaian bus lewat, kepolisian akan berkoordinasi dengan petugas pengawalan yang berjaga di GTO (gerbang tol otomatis) itu.

“Jadi seluruh kendaraan yang mau masuk tol sementara ditutup selama rangkaian bus lewat, nanti setelah rangkaian ini lewat baru dibuka lagi,” katanya. (Bob)