Sikat Dua HP, Buruh Serabutan Ditangkap Polisi

    


YA, kini ditahan di Mapolsek Butuh, karena mencuri dua hp di kantor jasa pengiriman barang J&T, di Desa Kaliwatubumi, Butuh - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Unit Reskrim Polsek Butuh, Purworejo, berhasil mengamankan YA (33), seorang buruh serabutan warga Desa Jlegiwinangun, Kutowinangun, Kebumen.

YA diduga kuat sebagai pelaku pencurian dua hp di kantor jasa pengiriman barang J&T di Desa Kaliwatubumi, Butuh pada Kamis (20/12/2018) malam lalu. Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kini YA harus mendekam di sel tahanan Mapolsek Butuh.

Dijelaskan oleh Kapolres Purworejo, AKBP Indra Kurniawan Simangunsong, melalui Kasubbag Humas Iptu Siti Komariah, penangkapan terhadap YA, bermula dari laporan Sidiq Wahyudi (27), warga Tunjungtejo, Pituruh, pada Minggu (6/1).

“Korban melaporkan, pada Kamis (20/12/2018), dua buah hp yang saat itu sedang dicas di tempat kerjanya, hilang,” jelas Siti Komariah.

Dari pengakuan korban, saat dia bersama saksi selesai memilah-milah barang paketan di ruang gudang dalam kantor J&T, korban maupun saksi akan mengambil HP di dalam ruang istirahat. Sesampai ruangan, dua buah HP sudah tidak ada yaitu HP Samsung J5 2016 dan HP Xiaomi 3 Ex Pro.

Berdasarkan laporan itulah, pihak kepolisian langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mengarah pada YA sebagai pelakunya. Saat dilakukan penangkapan, dari tangan tersangka disita beberapa barang bukti berupa satu buah kardus hp Samsung Galaxy J5, satu buah kardus hp Xiomi Redmi 3 (S), satu buah HP Samsung Galaxy J5 warna putih, dan satu buah HP Xiaomi Redmi 3 (S).

Pelaku mengambil HP milik korban dan saksi di ruang istirahat yang masih dicas, karena diketahui saat itu keadaan depan kantor kosong dan pelaku dengan mudah masuk kedalam kantor dan mengambil 2 buah HP tersebut.

“Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP, tentang pencurian dengan pemberatan. Ancaman hukuman 7 tahun penjara,” pungkas Siti Komariah, didampingi Kapolsek Butuh, AKP Sumardi. (Jon)