Setubuhi Gadis Ingusan, Pensiunan PNS Harus Mendekam di Tahanan Polisi

    


Tersangka PH, pensiunan PNS yang mencabuli 2 gadis ingusan, saat dimintai keterangan Kapolres Purworejo, AKBP Satrio Wibowo, SIK - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satreskrim Polres Purworejo berhasil membekuk PH (68), seorang pensiunan PNS, warga Sukowuwuh RT.3 RW.2, Kecamatan Bener, Purworejo. PH ditangkap pada Rabu (12/7), di tempat tinggalnya, di Dusun Sirandu, Pagerkukuh, Wonosobo.

PH ditangkap polisi, karena diduga kuat telah melakukan persetubuhan dan pencabulan terhadap dua gadis cilik, Bunga (7) dan Mawar (6), warga Sukowuwuh, yang terhitung masih cucu dan keponakannya. Karena perbuatannya, kini PH mendekam di sel tahanan Mapolres Purworejo.

Kepada wartawan, Kapolres Purworejo, AKBP Satrio Wibowo, SIK menjelaskan, perbuatan yang dilakukan pada Bunga, tersangka PH telah 7 kali mencabulinya, dengan cara memasukkan jari ke kemaluan korban. Kejadian tersebut terjadi sejak Oktober 2015 hingga Februari 2016.

“Untuk korban Mawar, tersangka juga sempat mencabuli dan menyetubuhinya sebanyak 4 kali, dari bulan Maret 2016 hingga Agustus 2016,” jelas Satrio Wibowo, Kamis (13/7).

Dari pengakuan tersangka, dia melakukan perbuatan tersebut dengan cara mengiming-iminginya dengan sejumlah uang, jika korban mau menuruti kemauannya. Uang yang diberikan tersangka usai melakukan perbuatan cabulnya, sebesar Rp 2 ribu hingga Rp 5 ribu. Perbuatan tersangka dilakukan di rumahnya di Sukowuwuh, saat rumah dalam keadaan kosong.

Dari kasus ini, polisi menyita sejumlah barang bukti, antara lain, celana dalam, rok, baju dres, celana panjang, kemeja putih, serta kaos dalam.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat dengan pasal 81 dan atau pasal 82 UU RI no 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU RI no 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak, dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

“Belajar dari kasus ini, kita menghimbau pada orangtua, untuk lebih mengawasi pergaulan putra putrinya,” himbau Satrio Wibowo.
 
 
Jon