Setelah Viral, Polisi Akhirnya Tangkap 2 Tukang Onar di Circle K

    


Rekaman CCTV yang menunjukkan pelaku menyerang pengunjung swalayan - foto: screenshot

KORANJURI.COM – Tidak butuh waktu lama bagi polisi untuk mengejar pelaku kekerasan terhadap pengunjung swalayan Circle K di Jalan Diponegoro dan Jalan Gunung Agung, Denpasar. Dalam rekaman CCTV yang sempat viral di Medsos, penyerangan itu terjadi pada Selasa, 2 Januari 2017 pukul 01.30 wita.

Kanit Reskrim Polsek Denpasar Barat, Iptu Aan Saputra menjelaskan, pelaku beejumlah 2 orang dengan mengendarai sepeda motor matik dan berhenti di depan pengunjung. Secara tiba-tiba, satu pelaku bernama Cristover alias Cristo turun dari sepeda motor dan langsung menyerang pengunjung dengan menggunakan pisau.

“Pelaku membawa pisau lipat dan mengamuk sambil mencoba melukai orang di sekitarnya,” jelas Aan Saputra, Rabu, 3 Januari 2017.

Selain Cristo, polisi juga menangkap Made Juniantara (23) alias Polos. Dalam rekaman CCTV yang ada, Polos tidak melakukan ancaman. Hanya setelah pengunjung kabur melarikan diri, pria bertato itu memungut sisa makanan yang ditinggal pengunjung karena ketakutan.

“Pelaku tengah mabuk dan sepertinya memang mencari gara-gara dengan menyerang pengunjung mini market,” ujar Aan.

Korban RG (20) menjelaskan, saat berada di swalayan bersama kawannya, pelaku datang sambil berteriak dan menyerang membabi-buta. Pelaku juga mengobrak-abrik kursi dan melemparnya tanpa sebab yang jelas.

Namun kedua pelaku ini hanya sempat bebas beberapa jam. Pasalnya, polisi berhasil menangkap Cristover di rumahnya di Jalan Gunung Batukaru, Denpasar. Pelaku lain I Made Juniantara akhirnya berhasil juga ditangkap.

Polisi mengamankan barbuk berupa sepeda motor dan sebuah pisau lipat berbentuk pistol. (*)