Sepanjang Operasi Patuh Candi 2016 Polres Purworejo Tilang 1.768 Pelanggar

    


Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Eko Rubiyanto, SIK saat mendampingi Dirlantas Polda Jateng, Kombes Drs Herukoco, MSi pada pemantauan Operasi Patuh Candi 2016 di Polres Purworejo, Minggu (29/5) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selama 14 hari Operasi Patuh Candi 2016, dari tanggal 16-29 Mei, Polres Purworejo berhasil menilang 1.768 pelanggar. Hasil ini melebihi dari target yang ditentukan, 1.550 tilang. Dibanding tahun 2015, yang hasil tilangnya mencapai 1.680, ada peningkatan. Untuk surat teguran, sebanyak 295 dikeluarkan. Lebih banyak dibanding tahun 2015, dimana saat itu mengeluarkan 290 surat teguran.

Demikian dikatakan Kasatgas IV OPC, AKP Eko Rubiyanto, SIK, didampingi Kaposko OPC, Ipda Edy Winawan. Kata Eko Rubiyanto, selama Operasi Patuh 2016, ada 12 kejadian laka lantas, dengan korban meninggal 3 orang. Dibanding tahun 2015, ada peningkatan. Di tahun 2015, ada 8 kejadian laka lantas, dengan korban meninggal 1 orang.

“Pelanggaran terbesar ada pada pengendara yang belum cukup umur dan belum punya SIM,” kata Eko Rubiyanto, Senin (30/5).

Urutan kedua pelanggaran, lanjut Eko, para pengendara dan (atau)  pembonceng tidak memakai helm. Ketiga, pengendara mengendarai kendaraan tidak sesuai spektek.

Di hari akhir Operasi Patuh Candi 2016,  dipantau langsung oleh Dirlantas Polda Jateng, Kombes Drs Herukoco, MSi. Pada penyampaian hasil operasi, Eko Rubiyanto menyampaikan rasa terima kasih kepada semua pihak, yang sudah mendukung jalannya Operasi Patuh Candi 2016 sehingga berlangsung lancar.

“Dengan Operasi Patuh Candi ini diharapkan, selama bulan puasa hingga lebaran, atau menghadapi Operasi Ramadhan dan Idul Fitri tak ada lagi pelanggaran, dan situasi kamseltibcar lantas di Purworejo kondusif,” pungkas Eko Rubiyanto, yang juga menjabat Kasatlantas Polres Purworejo ini.
 
 
Jon