Sempat Jadi Lokasi Wisata Dadakan, Keraton Agung Sejagat Ditutup Polisi

    


Lokasi Keraton Agung Sejagat di Desa Pogung Jurutengah, Kecamatan Bayan, Purworejo Jateng, kini disegel polisi - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Keberadaan Keraton Agung Sejagat, yang berada di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, sempat menjadi lokasi wisata dadakan.

Setelah sempat menjadi viral dengan aktivitasnya, di lokasi keraton sejak Senin (13/1) hingga Selasa (14/1) selalu dikunjungi wisatawan dari berbagai daerah, hingga luar Purworejo. Umumnya, mereka merasa penasaran dengan keberadaan Keraton Agung Sejagat ini.

“Selama dua hari itu, setiap hari ratusan orang datang ke lokasi. Mereka penasaran dengan adanya Keraton Agung Sejagat ini,” ujar Siti, warga sekitar keraton, Rabu (15/1).

Namun sejak raja, permaisuri dan sejumlah pengikutnya ditangkap polisi Selasa (14/1) malam, situasi keraton menjadi sepi. Polisipun telah memasang garis polisi di pintu depan, serta bagian belakang keraton. Pada batu prasasti tampak diberi garis polisi tersendiri.

Di lokasi tersebut juga dijaga aparat kepolisian setempat, dan warga atau siapapun yang ingin melihat keraton, dilarang masuk. Mereka hanya boleh melihatnya dari luar.

Meski begitu, menurut Siti, meski jumlah pengunjung tak sebanyak sebelumnya, setiap saat, masih saja ada orang yang datang ke lokasi keraton untuk melihatnya.

“Mereka hanya boleh melihatnya dari luar,” pungkas Siti. (Jon)