Sempat Buron, 3 dari 4 Pelaku Perampokan di Palmerah dilumpuhkan dengan Timah Panas

    


Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap empat buronan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Arjuna, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat - foto: Bob/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Tim Jatanras Polres Metro Jakarta Barat berhasil menangkap empat buronan kasus pencurian dengan kekerasan yang terjadi di Jalan Arjuna, Kemanggisan, Palmerah, Jakarta Barat pada Senin (08/04/2019) dini hari lalu.

3 dari 4 pelaku perampokan ojek online di Jalan Arjuna Kemanggisan Palmerah, Jakarta Barat, terpaksa harus dilumpuhkan dengan menggunakan timah panas.

Ketika akan ditangkap, pelaku melakukan perlawanan kepada petugas kepolisian dengan menggunakan senjata tajam pada Minggu dini hari ( 21/4/2019).

Kepala Satuan reskrim Polres Metro Jakarta Barat AKBP Edi Suranta Sitepu, S.IK mengatakan, empat buronan ditangkap di tempat berbeda. Empat buronan itu antaranya SJ (29), SI (17 ), MO (24), dan TK (20).

SJ (29 th) dan SL (17 th) Ditangkap di Parkiran Maybank Jalan Pluit Kencana No 82 RT 016 RW 007, Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.

Sedangkan MO (24) Ditangkap di Jalan Panjang Pesing Koneng RT 003 RW 004, Kelurahab Kedoya Utara, Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat dan TK (20 Th) Ditangkap di Jalan Blimbing Kampung Belakang, Kelurahan Blimbing, Kecamatan Kosambi, Tangerang

“Pelaku ada lima orang, tersangka RA (27) masih dalam pengejaran. Bukan hanya satu tempat saja mereka melakukan aksinya. Kita masih kembangkan,” Ujar AKBP Edi, Senin (22/04/19)

Menurutnya, kronologis kejadian yang menimpa korban AK ( 37), terjadi di Jalan Arjuna Kemanggisan, Palmerah Jakarta Barat. Korban yang bekerja sebagai pengemudi ojek online sedang mengemudi motor karena pulang bekerja melintas di lokasi kejadian.

Saat melintas, korban didatangi dengan tiba-tiba oleh 3 sepeda motor yang dikendarai oleh 5 orang pelaku yang tidak dikenal dan langsung menghadang dan menyerang sepeda motor korban.

Salah satu pelaku mengambil kunci kontak sepeda motor korban, sedangkan pelaku yang lain mengancam korban dengan menggunakan senjata api dan golok untuk memberikan rasa takut kepada korban. Kemudian merampas barang-barang milik korban.

“Selanjutnya pelaku langsung pergi dan membawa kabur 1 unit sepeda motor milik korban,” papar Edi.

“Dari tangan para pelaku kami berhasil menyita barang bukti berupa 10 unit HP, 5 buah dompet, 1 set kunci leter T, 2 buah STNK, 2 bilah golok, 3 kunci motor, 1 buah tas ransel warna coklat, 2 buah tas sandang selempang, 1 unit motor Honda Beat warna hitam (Alat Kejahatan), 1 unit motor suzuki satria FU warna hitam Nopol A 2034 LY (Alat Kejahatan),” jelas Kanit Krimum Polres Metro Jakarta Barat Iptu Dimitri Mahendra.

“Ada juga barang bukti yang kita amankan dari hasil kejahatan berupa 1 unit motor honda beat warna merah putih (Hasil Kejahatan TKP Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan), 1 unit motor Honda Beat Warna Merah Putih (Hasil kejahatan TKP Arjuna Selatan, Palmerah, Jakarta Barat,” tambahnya.

Para pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHP tentang tindak pencurian disertai kekerasan dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. (Bob)