Seminggu Gelar Operasi Patuh, 770 Pelanggar Ditilang Polres Kebumen

    


Operasi Patuh Candi 2016 Polres Kebumen - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Memasuki hari ketujuh pelaksanaan Operasi Patuh Candi 2016 yang dilaksanakan secara serentak, dari tanggal 16-29 Mei, Polres Kebumen berhasil menilang 770 pelanggar, dan memberikan surat teguran sebanyak 370.

Menurut Iptu Tejo, SH, selaku Kaposko Operasi Patuh Candi 2016 Polres Kebumen, target Operasi Patuh adalah orang, benda/barang, lokasi/tempat. Target orang, jelas Tejo, seperti pengendara berhenti di tempat terlarang, tidak dilengkapi SIM, pelajar belum cukup umur, berboncengan lebih dari satu orang, serta pengemudi melawan arus.

Target benda/barang, kata Tejo, seperti kendaraan umum /angkutan umum berhenti di tempat terlarang, angkutan/kendaraan tidak layak pakai, tidak dilengkapi SIM dan STNK, ranmor tidak dilengkapi spion, kendaraan yang menggunakan rotator tidak semestinya, serta knalpot tidak standar.

Untuk lokasi operasi, ungkap Tejo, lokasi yang rawan lakalantas (Jalan Kebumen-Gombong, jl. Raya Kebumen Kutoarjo), rawan macet (depan pasar Gombong, depan pasar Karanganyar), serta tempat yang rawan pelanggaran di jalan Ronggowarsito.

“Tujuannya, untuk mengurangi lakalantas fatalitas,” jelas Tejo, Senin, 23 Mei 2016.

Lanjut Tejo, dalam Operasi Patuh Candi 2016, Polres Kebumen menerjunkan 45 personil, yang terbagi menjadi 5 Satgas, yakni, satgas deteksi, preemtif, preventif, penegakan hukum, serta satgas bantuan. Satlantas Polres Kebumen sendiri menerjunkan 27 personil.

“Untuk target pelanggaran/ tilang selama operasi, 1.134,” pungkas Tejo.
 
 
Jon