Selama Operasi Zebra Pelanggar Terbanyak Didominasi Pelajar

    


Pelaksanaan Operasi Zebra Candi oleh Satlantas Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Satlantas Polres Purworejo, selama 9 hari pelaksanaan Operasi Zebra, yang dimulai sejak 16 Nopember 2016, telah menilang 804 pelanggaran.

Demikian dijelaskan Kasatlantas Polres Purworejo, AKP Johan Valentino Nanuru, SIK. Pelanggaran, kata Johan, didominasi pelajar.

“Rata-rata tidak memakai helm dan tak memiliki sim,” ujar Johan, Kamis (24/11).

Dalam operasi kali ini, kata Johan, ada beberapa target operasi yang diprioritaskan, yakni, tidak memakai helm SNI, melawan arus, melanggar marka, melanggar rambu-rambu, serta melanggar lampu APILL. Meski begitu, pelanggaran kasat mata lainnya juga ditindak.

Polisi juga menggandeng POM TNI, untuk mengantisipasi jika menemukan pelanggaran yang dilakukan oknum TNI.

Hingga hari ke 9, jelas Johan, terjadi 4 kecelakaan lalu lintas, dengan korban meninggal satu dalam kecelakaan tunggal, luka ringan 6 orang, dengan kerugian materi mencapai Rp 2 juta.

Dari target tilang yang telah ditentukan, yakni 110 perhari, atau 1540 selama Operasi Zebra, Johan yakin akan tercapai, bahkan bisa melampaui target.

“Pada hari ke 9 operasi, kita temukan indikasi adanya STNK palsu mobil Avanza plat L 2962 CM,” pungkas Johan.
 
 
Jon