Selama Dua Hari, 37 Siswa SMK YPP Purworejo Ikuti Pelatihan PKS

    


Kanit Kamsel Satlantas Polres Purworejo, Iptu Eko Rosdianto, SH, saat menyampaikan materi dalam pelatihan PKS di SMK YPP Purworejo, Jum'at (04/03/2022) - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Selama dua hari, dari Jum’at (04/03/2022) hingga Sabtu (05/03/2022), 37 siswa SMK YPP Purworejo, mengikuti pelatihan PKS (Patroli Keamanan Sekolah) dari Satlantas Polres Purworejo.

Dipimpin oleh Kanit Kamsel Iptu Eko Rosdianto, SH, petugas satlantas memberikan beberapa materi selama pelatihan, yang meliputi teori dan praktek.

Dijelaskan oleh Eko Rusdianto, materi hari pertama yang disampaikan meliputi, sosialisasi Operasi Keselamatan Lalulintas Candi 2022, yang dimulai dari tanggal 1 hingga 14 Maret 2022, cara tertib berlalulintas, sosialisasi tentang knalpot brong, pengendara dan latihan 12 gerakan, serta sosilalisasi tentang prokes untuk memutus rantai penyebaran Covid-19.

“Hari pertama teori dalam kelas dan hari kedua praktek 12 gerakan lalulintas,” jelas Eko, di sela-sela kegiatan.

Eko berharap, setelah menjalani pelatihan, agar anggota PKS menjadi pelopor terhadap keamanan di lingkungan sekolah, khususnya di SMK YPP, PKS sebagai ujung terdepan dalam pengaturan lalulintas di lingkungan sekolah.

“Sebelum terjun ke lapangan, praktek dulu. Untuk tahap awal, kami minta satpam sekolah untuk mendampingi,” ungkap Eko, sambil menambahkan, setelah menjalani pelatihan, anggota PKS harus disiplin, tegas dan tangguh.

Terpisah, Kepala SMK YPP Purworejo, Mugi Widodo, S.Pd menjelaskan, bahwa pelatihan PKS merupakan program rutin sekolah setiap tahun.

“Biasanya di semester gasal sudah terlaksana. Namun karena pandemi, kegiatan ini mundur. Para anggota PKS ini, dari kelas X, enam diantaranya wanita,” ungkap Mugi Widodo.

Setelah menjalani pelatihan dan dilantik, kata Mugi, anggota PKS ini mempunyai tugas utama, untuk melindungi, khususnya warga sekolah, serta membantu anak-anak ketika akan masuk ke sekolah, karena lokasinya berada di pinggir jalur utama.

“PKS akan membantu menyeberangkan siswa yang masuk dan pulang sekolah, agar semuanya terjaga khususnya untuk warga dan lingkungan sekolah,” pungkas Mugi Widodo. (Jon)