Sekolah di Pulau Serangan ini Matangkan Persiapan UN

    

Maksimalkan Materi Dengan Tryout

Drs. I Putu Jaya - foto: Koranjuri.com

Drs. I Putu Jaya – foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – SMP Negeri 11 Denpasar persiapkan UN dengan pola lama yakni, ujian nasional dengan kertas dan pensil. Di sisi lain, surat edaran Mendikbud tentang pelaksanaan ujian nasional tahun ajaran 2016/2017, yang sudah dirilis salah satunya mewajibkan dan menetapkan setiap sekolah (kecuali SLB) yang sudah memiliki komputer dengan kapasitas lebih dari 20 unit komputer dan satu unit server untuk melaksanakan UNBK.

Namun, menurut kepala sekolah setempat, I Putu Jaya, sekolahnya belum cukup siap untuk mengadakan ujian CBT. Ditambah lagi, kecil kemungkinan sekolahnya dapat menggelar UNBK tahun ini.

“Kita punya 20 komputer. Tapi apakah itu layak atau tidak untuk ujian komputer kita belum cek lagi,” ujar Putu Jaya.

Sekolah milik pemerintah seperti di SMPN 11, menurutnya, sangat bergantung dari kebijakan dari Pemkot Denpasar. Dalam hal ini, Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kota Denpasar, belum memberikan arahan terkait pelaksaan UNBK di sekolah yang ada di Pulau Serangan, Denpasar itu.

“Sejak awal yang menyatakan siap UNBK di kota Denpasar hanya dua sekolah saja, kita belum,” tutur Putu Jaya.

Namun, untuk persiapan menyambut ujian nasional tahun ini, pihaknya secara reguler sudah menyiapkan materi untuk siswa. Pengayaan soal dan penambahan jam belajar bagi siswa kelas IX telah berjalan sejak awal tahun ajaran.

Sementara, tryout UN tingkat kota Denpasar akan diadakan di bulan Maret. “Sekolah juga mengadakan tryout dengan dana dari anggaran BOS,” ujarnya.
 
 
Way