Sejumlah Jalan dan Jembatan di Purworejo Direhabilitasi

    


Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Ir Suranto, didampingi Kabid Bina Marga, Adjie Nur Hidayat, ST, MT, dan Kabid Cipta Karya, Wiyoto Harjono, ST. - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Sejumlah jalan dan jembatan di Purworejo yang menjadi kewenangan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Purworejo, pada tahun anggaran 2019 ini mengalami perbaikan.

Ada 18 paket pekerjaan bidang Bina Marga, yang terdiri dari 3 paket pembangunan (pergantian) jembatan, dan 15 paket pekerjaan peningkatan jalan, yang terbagi menjadi dua tahap. Untuk tahap pertama, saat ini sudah memulai pekerjaan.

“Pada tahap pertama, ada sembilan paket pekerjaan, delapan paket peningkatan jalan, dan satu paket pembangunan jembatan,” jelas Ir. Suranto, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Purworejo, Kamis (27/6).

Kesembilan paket ini, peningkatan jalan Banyuasin-Cacaban (dua paket), dikerjakan oleh PT New Cakti, dengan nilai kontrak sekitar Rp 11,7 milyar, peningkatan jalan Candisari-Sawit oleh PT Serba Guna Muliatama dengan nilai kontrak Rp 15,2 milyar, peningkatan jalan Kemiri-Pituruh oleh PT Karya Putra Pembina dengan nilai kontrak Rp 4, 3 milyar.

Pergantian jembatan Triwarno (ruas jalan Kenteng-Bencorejo) oleh CV Sinar Harapan dengan nilai kontrak Rp 1,9 milyar, peningkatan jalan Mranti-Bulus oleh CV Karya Indah dengan nilai kontrak Rp 2,1 milyar, peningkatan jalan Kaliharjo-Somongari oleh PT Cakra Utama Ascarya dengan nilai kontrak Rp 2,8 milyar, peningkatan jalan Ketawang-Laban oleh PT Budhijaya Konstruksi dengan nilai Rp 2,6 milyar, dan peningkatan jalan Sendangsari-Tumenggungan oleh PT Sinar Mas Mutiara dengan nilai Rp 2,6 milyar.

“Untuk tahap kedua, sudah ada tanda tangan kontrak dengan pemenang lelang,” ungkap Suranto, yang didampingi Adjie Nur Hidayat, ST, MT, Kabid Bina Marga.

Kesembilan paket pekerjaan yang masuk tahap dua, peningkatan jalan Purwodadi-Bubutan oleh CV Kharisma Aditama dengan nilai kontrak Rp 7,5 milyar, peningkatan jalan Pangenrejo-Tegalrejo oleh CV Bina Karya dengan nilai kontrak Rp 1,3 milyar, peningkatan jalan Tridadi-Pucungroto oleh CV Hutama Sakti dengan nilai kontrak Rp 2,6 milyar, peningkatan jalan Tridadi-Sumowono oleh CV Adhi Surya dengan nilai kontrak Rp 2,6 milyar.

Pergantian jembatan Trirenggo (ruas jalan Karangrejo-Tridadi) oleh CV Cakra Utama dengan nilai kontrak Rp 5 milyar, pergantian jembatan Rejowinangun (ruas jalan Kalimeneng-Pubayan) oleh CV Setia Mandiri, dengan nilai kontrak Rp 1,3 milyar, peningkatan jalan Tunjungtejo-Blekatuk oleh CV Citra Sakti Nusantara dengan nilai kontrak Rp Rp 2,2 milyar, peningkatan jalan Bedug-Manisjangan lanjutan oleh CV Tri Agung Karya dengan nilai kontrak Rp Rp 2,6 milyar, serta peningkatan jalan lanjutan Banyuasin-Tridadi oleh CV Tri Agung Karya dengan nilai kontrak Rp 2,6 milyar.

“Untuk bidang SDA (Sumber Daya Air), saat ini sedang proses lelang di LPSE,” jelas Suranto, yang juga didampingi Kabid SDA, Gunarto ST, dan Kabid Cipta Karya, Wiyoto Harjono, ST

Di bidang Cipta Karya, kata Suranto, ada pekerjaan pembangunan lanjutan RS Tipe C, yang dikerjakan oleh PT Adi Karya Putra Cisadani dari Tangerang dengan nilai kontrak Rp 33,9 milyar, dan pembangunan Kelurahan Keseneng oleh CV Naro Wijaya dengan nilai kontrak mencapai Rp 1,7 milyar.

“Untuk bidang perencanaan, ada kegiatan/proyek jalan poros desa yang kini sedang berproses di LPSE. Ada 48 titik yang terbagi menjadi 10 paket, dengan nilai anggaran mencapai Rp 17 milyar,” pungkas Suranto. (Jon)