Satu Tas Berisi Ratusan Peluru Aktif Ditemukan Warga Purworejo

    


142 peluru hampa yang ditemukan, kini diamankan di Mapolsek Grabag – foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Nasib sial dialami Ruli Fatika Riswanto (23), warga Desa Patutrejo, Grabag, Purworejo. Berniat membuat bandul kalung dari selongsongan peluru, kaki Ruli malah terluka. Ternyata, peluru yang mau dijadikan bandul kalung tersebut masih aktif dan meledak. Akibatnya, kedua kaki Ruli mengalami luka.

Peristiwa tersebut terjadi pada Rabu (21/9) siang. Bermula dari penemuan sebuah tas cangklong warna coklat di jalan dusun Awu-awu, masuk Desa Harjobinangun pada Rabu pagi sekitar jm 10, oleh Ruli dan temannya, Triyoto (24).

Ternyata dalam tas tersebut berisi 142 peluru hampa kaliber 5,56 mm, yang sebagian masih aktif. Iseng-iseng, Ruli berniat menjadikan peluru tersebut menjadi bandul kalung. Dia lantas mengotak-atiknya, dengan cara memukul-mukulnya menggunakan palu dan obeng.

Pada peluru pertama dan kedua, semua aman-aman saja. Pada peluru ketiga, terjadi ledakan, hingga membuat kaki Ruli terluka.

“Dari 142 peluru hampa yang ditemukan, 41 masih aktif. Sisanya sudah digunakan,” jelas Kapolsek Grabag, AKP Suwito, Rabu (21/9).

Menurut Suwito, selain peluru hampa tersebut, dalam tas cangklong tersebut juga ditemukan 2 bulir potongan pipa besi ukuran panjang 4,5 cm, diameter 2 cm, 2 korek api gas kondisi rusak, 1 buah jam tangan rusak, 1 buah obeng rusak, dan 1 buah cincin akik warna putih. Semua barang-barang tadi kini diamankan di Mapolsek Grabag.
 
 
Jon