Satpol PP Purworejo Gelar Razia Masker, Ratusan Pelanggar Ditindak

    


Para pelanggar yang terjaring dalam razia penggunaan masker yang dilakukan tim gabungan, Rabu (3/6) pagi di depan masjid Darul Muttaqien barat alun-alun Purworejo, mendapatkan surat peringatan dari petugas - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ratusan pelanggar, berhasil ditindak dalam razia penggunaan masker, oleh Tim gabungan dari Satpol PP, BPBD, Dishub, Satlantas, Brimob, Polisi Militer, dan Dinas Kesehatan, Rabu (3/6/2020) pagi.

Razia yang dipusatkan di dua titik, depan masjid Darul Muttaqien, barat alun-alun Purworejo dan depan SDN Maria, timur alun-alun Purworejo ini, dilakukan guna menegakkan Peraturan Bupati Purworejo Nomor 29 Tahun 2020, tentang Percepatan Penanganan Covid-19 2019 Di Kabupaten Purworejo.

“Dalam perbup tersebut ada salah satu pasal, yang isinya tentang keharusan memakai masker. Pelanggaran dari pasal ini, saksi terberatnya dikenakan denda administrasi maksimal Rp 50 ribu,” jelas Kasatpol PP dan Damkar Kabupaten Purworejo, Budi Wibowo, saat memimpin jalannya razia.

Dalam razia hari pertama ini, meski terdapat banyak pelanggar, Satpol PP belum menerapkan denda. Para pelanggar hanya diberikan peringatan dan menandatangani surat pernyataan, serta diberi masker gratis. Sebagai ‘hukumannya’, mereka diminta melakukan push up, membaca Pancasila maupun UUD 45.

“Kita tekankan pada edukasi pada masyarakat. Agar perilaku memakai masker dapat menjadi kebiasaan dan jika tidak dilakukan ada sanksinya,” jelas Budi Wibowo.

Dengan razia ini, kata Budi Wibowo,
diharapkan akan semakin tumbuh kesadaran masyarakat untuk selalu memakai masker setiap keluar dari rumah demi kesehatan.

Menurut Budi Wibowo, razia masker akan terus dilakukan setiap hari hingga berakhirnya masa tanggap darurat Covid-19, pada tempat yang berbeda-beda.

“Jika nanti masih ditemukan pelanggaran yang dilakukan secara berulang, denda Rp 50 ribu akan kami berlakukan,” pungkas Budi Wibowo. (Jon)