Sambut Era Baru RI/RT 4.0, Indosat-Kemenristek Dikti Gelar ECG di Bali

    


Supriyadi - foto: Ari Wulandari/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Indosat Ooredoo menggelar Edu Connect Gathering (ECG) Bali untuk mendukung Indonesia menuju revolusi industri 4.0. Tema yang dipilih antara lain ‘Empower Facilities towards Edu 4.0’.

Acara dihadiri 45 perguruan tinggi nasional dan merupakan kelanjutan dari kerjasama Indosat Ooredoo dengan Kemenristekdikti RI dalam penyediaan fasilitas telekomunikasi untuk Indonesia Research & Education Network (IdREN), di Kuta, Rabu (26/2018).

DH ICT Value Proposition Indosat Ooredoo, Supriyadi mengatakan, Indonesia akan menghadapi revolusi industri 4.0. Persaingan akan semakin ketat dengan munculnya fenomena disruptive innovation yang ditandai dengan munculnya komputer super, kecerdasan buatan (artificial intelligence-AI), big data dan robotic.

“Kami dari Indosat Ooredoo mendukung upaya itu dengan menggelar acara ECG Bali. Konsep ini sudah kita gaungkan sejak beberapa bulan lalu dan merupakan kelanjutan dari MOU dengan Kemenristekdikti RI untuk mendorong pengembangan edukasi melalui teknologi ICT. idRen sendiri adalah tools atau teknologi yang dapat membantu para kampus untuk mendapatkan bahan ajar atau materi yang memiliki standar global,” ungkap Supriyadi.

Menurutnya materi yang berstandar global adalah materi yang selevel dengan kampus-kampus di level satu, baik lokal maupun nasional. Yang paling penting bagaimana kampus memiliki standar bahan ajar yang sama antara kampus kecil dan besar.

“Ini awal dari program kami di sektor pendidikan berbasis ICT untuk kampus-kampus yang memang sudah siap ke arah itu,” lanjutnya.

Sementara itu, Director & Chief Business Officer Indosat Ooredoo, Herfini Haryono, mengatakan, pentingnya untuk menyiapkan generasi muda Indonesia dalam menghadapi revolusi industri 4.0. Sebuah era dengan aktifitas pekerjaan rutin dapat digantikan oleh teknologi.

“Lewat pemanfaatan teknologi digital, kami akan membantu perguruan tinggi mendapatkan akses teknologi terbaru untuk meningkatkan kualitas pendidikan, salah satunya melalui pemanfaatan IdREN. Kami berharap, Indosat Ooredoo bisa menjadi mitra yang tepat bagi perguruan tinggi dalam penyediaan solusi infrastruktur ICT dan solusi digital yang dibutuhkan setiap kampus,” jelas Herfini Haryono

Indosat Ooredoo melalui Indosat Ooredoo Business, ingin menjadi mitra institusi pendidikan untuk mendukung kemajuan kualitas pendidikan Indonesia. Sumber daya yang dimiliki Indosat Ooredoo bisa digunakan untuk berbagi wawasan dan inovasi terbaru kepada para perguruan tinggi. Termasuk, memberikan solusi ICT sebagai enabler pengembangan Edu 4.0, serta membantu advokasi peningkatan mutu pendidikan di Indonesia melalui pemanfaatan IdREN ke institusi pendidikan.

Sebelumnya, pada awal Agustus 2018, Indosat Ooredoo menjalin kerja sama dengan Kemenristekdikti RI dalam penandatangan Nota Kesepahaman (MoU) tentang penyediaan fasilitas telekomunikasi untuk Indonesia Research & Education Network (IdREN). 

IdREN merupakan suatu network tertutup (national closed user) bagi research sharing antar perguruan tinggi dengan kolaborasi bersama pihak pemerintah, industri dan lembaga penelitian.

Pada kerjasama tersebut, Indosat Ooredoo akan menyiapkan koneksi antar universitas untuk dapat digunakan bersama-sama, sebagai sarana akses ke gate IdREN dan media saling berbagi resource serta hasil riset antar perguruan tinggi dalam dan luar negeri. (ari)