Sambil Ngopi di Pantai Kuta, Tim Kemendikbud Dialog dengan Jurnalis di Bali

    


Tim dari Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menggelar dialog bersama para jurnalis di Bali di Kuta, Kamis, 14 November 2019 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan berinisiasi menjalin dialog bersama wartawan di Bali. Tim dari Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, ingin mendapatkan masukan dari para jurnalis terkait pendidikan dan persoalannya di setiap daerah.

Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Masyarakat Kemdikbud Ade Erlangga Masdiana mengatakan, dibawah Menteri baru Nadiem Makarim, lembaganya perlu menyerap informasi terkait persoalan pendidikan dari masyarakat.

“Ini inisisasi dari kami dengan mengundang media di Bali, kita bincang santai tentang pendidikan dan saling bertukar pikiran,” kata Ade Erlangga, Kamis, 14 November 2019.

Dialog itu dilakukan secara santai sambil ngopi bareng di kedai Starbucks yang berlokasi di depan pantai Kuta. Ade berharap, di setiap daerah nanti pihaknya bisa bertemu dengan para jurnalis di daerah dan mendapatkan informasi terkait dinamika pendidikan.

“Ini baru pertama kami lakukan, dan baru di Bali. Kita berharap, kegiatan seperti ini bisa sering dilakukan, baik bertemu langsung dengan awak media atau komunikasi melalui WhatsApp,” ujar Ade Erlangga.

Puluhan wartawan hadir dan mengikuti dialog santai tersebut. Mereka bertanya sekaligus memberikan masukan atau melakukan komparasi tentang persoalan pendidikan, dari persoalan yang akut seperti, kondisi guru honor yang mengabdi dengan gaji minim, sampai persoalan zonasi yang belakangan sangat sering diperdebatkan.

“Tiap tahun ada 50 ribu guru yang harus pensiun, tentunya banyak hal dan masukan yang perlu kami serap dari masyarakat,” ujar Ade demikian.

Pendidikan, kata Ade Erlangga Masdiana, harus diselesaikan secara bersama-sama antara masyarakat dan pemerintah. Perdebatan-perdebatan di masyarakat menurutnya, tak perlu terjadi jika terjalin komunikasi dengan baik antara masyarakat dan pemerintah melalui pers. (Way)