Sambangi Puri Rum Bangli, Koster Jaga Komitmen Lindungi Cagar Budaya

    


Cagub Wayan Koster diajak kerabat Puri Rum, Puri Agung Bali, melihat kondisi Puri, termasuk ke lokasi pemandian raja yang masih dianggap sakral - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Puri Rum di Kabupaten Bangli disambangi calon Gubernur Bali nomor urut 1, Wayan Koster. Kunjungan dilakukan di sela waktu kampanye di Kabupaten beriklim sejuk ini, Sabtu, 24 Maret 2018.

Di Puri dengan sejarah panjang itu, Koster ditemui oleh tokoh Puri Agung Bangli, Anak Agung Alit Ardanata. Koster juga diajak berkeliling Puri dan melihat tempat pemandian raja yang sampai sekarang masih dianggap sakral. Tidak sembarang orang diperkenankan masuk ke areal itu.

Kepada cagub nomer urut 1 itu, Anak Agung Alit Ardanata menyampaikan, jika kondisi Puri saat ini tak terawat. Meski keluarga Puri sudah berusaha untuk merehab beberapa bangunan yang rusak, namun kondisinya masih kurang terawat.

“Sebagai generasi penerus, kami memiliki tanggung jawab melestarikan. Bangunan yang rusak kami perbaiki meski tidak maksimal, tapi terus kami lakukan upaya itu,” terang Ardanata.

Dengan kedatangan Calon Gubernur Bali periode 2018-2023, Ardanata berharap menjadi langkah awal pelestarian cagar budaya seperti Puri Agung Bangli yang kondisi bangunannya memprihatinkan.

“Mudah-mudahan dengan kedatangan Pak Koster menjadi langkah awal untuk pelestarian puri-puri di Bangli. Khususnya, Puri Agung Bangli. Tentu ini akan berdampak luas bagi city tour dalam konteks pariwisata budaya untuk mengangkat perekonomian Bangli,” harapnya.

Koster meyakinkan kepada kerabat Puri Agung dalam menjaga komitmennya merawat heritage yang ada di Bali, khususnya puri yang ada di Kabupaten Bangli.

“Luasnya masih terjaga, tapi memang kondisinya sudah tua, beberapa bangunan juga sudah lapuk. Tentu ini harus menjadi perhatian serius dan saya komitmen untuk hal ini,” tegas Koster.

Kandidat yang diusung PDI Perjuangan, PAN, Hanura, PKB dan PKPI itu melanjutkan, Puri Agung Bangli merupakan warisan dan karya budaya Bali. Bagi dia, Puri Agung Bangli bukan hanya milik puri, tetapi juga karya para undagi.

“Ukirannya, bangunan puranya, juga di pelinggih itu bagus sekali. Kuno menjadi warisan budaya Indonesia, Bali, khususnya Kabupaten Bangli,” tutur dia.

Lanjut Koster, Puri Agung Bangli mencerminkan kehidupan masyarakat yang tinggal di puri pada jaman dulu.

“Ada purinya, ada pura. Ini satu kesatuan cara kehidupan masyarakat puri kita dulu di puri. Ini cara kehidupan yang menjadi warisan dan kearifan lokal Bali,” papar Koster.

Keluarga besar Puri Agung Bangli menyatakan kebulatan tekad mendukung, memenangkan dan memilih Koster-Ace pada Pilgub Bali 27 Juni mendatang.

Hadir pada kesempatan itu Sejumlah tokoh masyarakat Bangli di antaranya Made Gianyar, Ketua DPC sekaligus Ketua Tim Pemenangan Koster-Ace Kabupaten Bangli Sang Nyoman Sedana Artha, anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Bangli dan Provinsi Bali, serta sejumlah partai pengusung dan pendukung seperti Hanura, PAN, PPP, PKPI dan PKB. (*)