Salah Satu Stafnya Terlibat Narkoba, Jasaraharja Bali Kelabakan

    


Enam tersangka narkoba yang ditangkap Polresta Denpasar, salah satunya staf kantor Pelayanan Jasaraharja Gianyar - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – Penangkapan pelaku penyalahguna narkoba yang dilakukan Polresta Denpasar, membuat PT Jasaraharja Bali kalang kabut. Pasalnya, dari 6 tersangka yang digiuk tim reserse Narkoba Polresta Denpasar, salah satunya oknum staf Kantor Pelayanan Jasaraharja Gianyar.

Humas Jasa Raharja Bali, I Ketut Suwana yang dikonfirmasi KORANJURI.com terkait hal itu awalnya belum membenarkan dan mengaku tidak tahu informasinya. Namun ketika ditunjukkan foto tersangka, pihaknya baru membenarkan kalau pelaku yang dimaksud bernama E. Ginanjar (31).

“Ya betul, dia (pelaku) bertugas di Kantor Pelayanan Jasaraharja (KPJR) di Gianyar,” ujar Suwana, Rabu, 5 Oktober 2016.

Dikonfirmasi lebih lanjut terkait oknum stafnya yang bermasalah dengan narkoba, Suwana meminta untuk menunggu. “Ini masih dirapatkan dengan pimpinan, sabar dulu ya,” kata Suwana.

Sebelumnya, pada 3 Oktober 2016, E. Ginanjar yang merupakan karyawan BUMN Jasaraharja Bali di Gianyar, tertangkap tangan menyimpan narkoba jenis sabu di tempat kosnya jalan Kesambi, Kerobokan, Kuta Utara, Kabupaten Badung.

Dari tersangka E. Ginanjar disita barang bukti berupa satu paket sabu-sabu. Kasat Reserse Narkoba Polresta Denpasar, Kompol I Gede Ganefo mengatakan, tersangka E. Ginanjar mendapat narkoba jenis sabu dari seseorang bernama GWJ.

“GWJ ini merupakan teman satu kost. Barang itu diberikan secara gratis kepada EG,” jelas Ganefo.
 
 
Way