Saat IMF-WB, Pengamanan Menuju Nusa Dua Diperketat

    


Gelar Pasukan Pengamanan IMF-WB 2018 dihadiri oleh Danjen Akademi TNI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, Aspos Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Mardiono, Pangkohanudnas Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R. Golose, Dansatkomlek, Brigjen TNI Budi Prijono, Danguspurla Armada II Laksamana Pertama Erwin S Alde Dharma, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri dan Gubernur Bali I Wayan Koster - foto: Istimewa

KORANJURI.COM – 60 delegasi dari 189 negara peserta International Monetery Fund-World Bank (IMF-WB), telah datang ke Bali pada H-1 menjelang pelaksanaan pada Senin, 8 Oktober 2018 besok. Pengamanan menuju Nusa Dua diperketat dengan menerapkan pola ganjil genap.

Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R. Golose mengatakan, TNI/Polri melakukan pengamanan obyek vital dan sterilisasi kawasan tertentu untuk menjamin keamanan tamu negara.

“Sterilisasi dilakukan setiap hari terutama untuk tamu VIP plus dan VVIP. Kategori VIP plus yakni setara Sekjen United Nation, Sekjen Asean dan Managing Director IMF,” jelas Kapolda Petrus R. Golose saat mengikuti Gelar Pengamanan Pasukan IMF-WB di Lapangan Puputan Renon, Denpasar, Minggu, 7 Oktober 2018.

Sedangkan Panglima Komando Tugas Gabungan Pengamanan (Pangkogasgabpam), Kasum TNI, Laksmana Madya TNI Didit Herdiawan Ashaf menjelaskan, kegiatan pengamanan dilakukan dengan tidak mencolok namun tetap ketat. Menurutnya, yang diutamakan dalam pengamanan tamu negara ini adalah kecepatan dalam tindakan.

“Tentunya kegiatan pengamanan tidak mencolok, seperti perang dunia kedua, tidak. Tapi kita tetap melaksanakan kegiatan ini pengamanan secara ketat, tidak mencolok tapi secara ketat,” jelas Didit Herdiawan Ashaf.

Dikatakan Didik Herdiawan, pengamanan yang dibutuhkan adalah jaring komando, jaring komunikasi, sinergitas dan soliditas.

IMF-WB Annual Meetings 2018, dikatakan Didik Herdiawan Ashaf menunjukkan kepada dunia jika Indonesia mampu menggelar event besar dengan baik. Sedangkan, untuk menumbuhkan kepercayaan dunia kepada Indonesia.

“Oleh karena itu dalam pelaksanaannya harus aman, nyaman, lancar dan sukses,” jelasnya.

Apel Gelar Pasukan Pengamanan IMF-WB diikuti oleh unsur pimpinan dan anggota yang tergabung dalam Satgas Pamwil dan Satgas Evakuasi Penanganan Bencana. IMF-WB Annual Meetings 2018 yang digelar di Nusa Dua Bali pada Senin (8-12/10/2018) diikuti oleh sekitar 189 negara dan dihadiri 27 Kepala Negara dengan 32.000 peserta.

Gelar Pasukan hari terakhir dihadiri oleh, Danjen Akademi TNI Laksamana Madya TNI Aan Kurnia, Aspos Panglima TNI Mayjen TNI Ganip Warsito, Danjen Kopassus Mayjen TNI Eko Mardiono, Pangkohanudnas Marsekal Muda TNI Imran Baidirus, Pangdam IX/Udayana, Kapolda Bali Irjen Pol Petrus R. Golose, Dansatkomlek, Brigjen TNI Budi Prijono, Danguspurla Armada II Laksamana Pertama Erwin S Alde Dharma, Kasdam IX/Udayana Brigjen TNI Kasuri dan Gubernur Bali I Wayan Koster.(Way)