Ini Rute Long March Kirab Merah Putih dari Massa Kontra Reklamasi

    


Warga kontra reklamasi menggelar aksi di perairan Teluk Benoa, 15 Agustus 2016 - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Pasubayan Desa Adat/Pakraman Bali tetap akan menggelar aksi Long March kirab Merah Putih menuju ke Pulau Serangan, Denpasar, pada Minggu, 25 September 2016, besok. Aksi itu dimaksudkan untuk menyampaikan pesan moral terkait adanya tudingan pihak-pihak tertentu yang menyatakan Desa Adat di Bali tidak loyal terhadap NKRI.

Massa yang diperkirakan mencapai 2.000 orang akan berjalan kaki melalui rute awal di Lapangan Puputan, Sudirman, Watu Renggong, Sesetan, Pesanggaran, Bypass Ngurah Rai, Serangan (Pura Sakenan). Mereka akan mengirab bendera merah putih sebanyak 110 buah. Aksi itu akan diakhiri dengan persembahyangan bersama di Pura Sakenan.

Massa dari Desa Adat Kuta akan dipimpin langsung oleh Jero Bendesa menuju Lapangan Puputan, Badung dengan jumlah massa sekitar 200 orang. Mereka mengambil titik kumpul di depan pura desa Desa Adat Kuta pada Minggu, 25 September 2016, pukul 08.00 wita.

Selain menggelar long march, aksi itu akan berlanjut Senin, 26 September 2016 di Gedung DPRD Bali. Namun rencana bertemu dengan anggota dewan ditunda, Mengingat, pada hari yang sama DPRD Bali ada sidang Paripurna.

“Diundur menjadi tanggal 3 Oktober 2016. Di DPRD kita tidak membawa massa, namun hanya para Jero Bendesa beserta 3 orang perwakilan dari desa adat yang tergabung dalam Pasayuban Desa Adat,” jelas koordinator Pasubayan Desa Adat Bali Tolak Reklamasi I Wayan Swarsa yang merupakan Bendesa Adat Kuta.
 
 
Yan