Rudapaksa Gadis Ingusan, Seorang Pande Besi Akhirnya Meringkuk di Tahanan

    


Mimpuno, pande besi pelaku persetubuhan terhadap anak, kini ditahan di Mapolsek Loano - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Mimpuno (41), warga Dusun Krandegan, Desa Kalisemo, Loano, Purworejo, terpaksa harus berurusan dengan polisi. Dia kini ditahan di Mapolsek Loano, karena telah menyetubuhi Bunga (11), gadis ingusan warga Kaliboto, Loano.

Mimpuno yang kini statusnya jadi tersangka ini, ditahan polisi setelah orangtua Bunga melaporkannya ke Polsek Loano, Senin (9/1), dengan tuduhan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.

Menurut Kapolsek Loano, AKP Markotib, kejadian persetubuhan tersebut terjadi pada hari Minggu (6/11/2016), sekitar jam 23.00 WIB, di rumah pelaku.

“Keduanya bertemu di jalan desa Karangsari pada hari Minggu (6/11/2016), lalu korban diajak melihat Grebeg Loano, di Loano,” jelas Markotib.

Usai nonton grebeg, pelaku membawa korban ke rumahnya. Disana, korban dicekoki miras hingga mabuk, lalu disetubuhi. Usai melampiaskan nafsu bejatnya, korban diberi uang Rp 30 ribu.

Pagi harinya, korban diantar pulang. Namun karena takut sama orangtuanya, korban malah kabur, dan baru ditemukan pada hari Minggu (1/1/2017) di daerah Salaman, Magelang.

Pada orangtuanya, korban menceritakan apa yang terjadi. Karena tak terima, akhirnya orangtua korban melaporkan pelaku ke polisi. Dari kasus ini, polisi menyita uang Rp 30 ribu sebagai barang bukti.

Dalam kasus ini, terang Markotib, pelaku dijerat dengan UU Perlindungan Anak no 35 tahun 2014, tentang perubahan dari UU no 23 tahun 2002, pasal 76e, junto pasal 81 ayat 2.

“Ancaman hukumannya minimal 5 tahun, maksimal 15 tahun penjara,” pungkas Markotib.
 
 
Jon