RS Tipe C di Purworejo Mulai Dibangun

    


Bupati Purworejo, Agus Bastian, saat memotong tumpeng, menandai dimulainya pembangunan Rumah Sakit tipe C - foto: Sujono/Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Proyek pembangunan RS Tipe C, di jalan Sukarno-Hatta, Boro Kulon, Banyuurip, Purworejo resmi dimulai. Hal ini ditandai dengan pemotongan tumpeng dan pemasangan tiang pancang, oleh Bupati Purworejo, Agus Bastian, Jum’at sore (11/5), dengan disaksikan jajaran Forkopimda, dan segenap tamu undangan.

Dalam sambutannya, bupati menjelaskan, bahwa pembangunan rumah sakit tersebut pada hakekatnya sesuai dengan Undang-Undang Nomor 44 Tahun 2009 tentang Rumah Sakit.

“Bahwa Rumah Sakit harus menyelenggarakan pelayanan kesehatan perorangan secara paripurna,yang menyediakan pelayanan kesehatan rawat inap, rawat jalan dan gawat darurat,” jelas Agus Bastian.

Dijelaskan pula, bahwa pembangunan RS tipe C tersebut merupakan tahap pertama, dan akan dilanjutkan pada tahun 2019 untuk penyelesaiannya. Dengan beroperasinya Rumah Sakit Kelas C maka diharapkan akan mengurangi antrian pasien di RSUD Dr. Tjitrowardoyo yang selama ini sering terjadi.

Rencananya, RS ini berkapasitas 129 tempat tidur pasien dan akan melayani pasien rawat jalan, antara lain klinik mata, klinik penyakit dalam, klinik bedah, klinik kebidanan dan kandungan, klinik THT, dan sebagainya.

Penanaman tiang pancang, mengawali pembangunan Rumah Sakit tipe C di Boro Kulon, Banyuurip, Purworejo - foto: Sujono/Koranjuri.com

Penanaman tiang pancang, mengawali pembangunan Rumah Sakit tipe C di Boro Kulon, Banyuurip, Purworejo – foto: Sujono/Koranjuri.com

Dan kedepan, kata Agus Bastian, dengan dibentuknya BLUD (Badan Layanan Umum Daerah) Rumah Sakit Tipe C, diharapkan akan dapat lebih mengembangkan pelayanannya. Terlebih menyongsong keberadaan bandara New Yogyakarta International Airport (NYIA), yang tentunya membutukan dukungan berbagai infrastruktur, termasuk di bidang kesehatan.

Proyek tahap pertama ini, kata bupati, digarap oleh PT Hutama Karya (Persero). Jangka waktu pelaksanaan 265 hari kalender, dari tanggal 3 April 2018 sampai dengan 26 Desember 2018. Untuk pengawasnya, akan dilaksanakan oleh PT Yodya Karya (Persero) Wilayah I.

“Dengan pengalaman yang dimiliki oleh perusahaan tersebut, kami yakin, pelaksanaan pembangunan akan tepat waktu, tepat mutu dan tepat administrasi,” kata Agus Bastian optimis.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Suranto, dalam laporannya menjelaskan, biaya pembangunan RS kelas C tahap I ini, dibebankan pada DPA Dinas PU dan PR Kabupaten Purworejo tahun anggaran 2018, dengan rincian: belanja konstruksi Rp 97.918.350.000,-, belanja pengawasan Rp 1.958.367.000,-, administrasi kegiatan Rp 123.283.000,-, dengan total pagu kegiatan Rp 100 milyar.

RS tipe C tersebut, kata Suranto, dibangun di atas lahan seluas 15.568,45 meter persegi, lantai bangunan tiga lantai, dengan lingkup pekerjaan meliputi, pekerjaan persiapan, struktur, arsitektur, mekanikal, elektrikal, dan landscape.

“Sebagai konsultan perencana, PT Elcentro Enginering Consultant. Untuk penyedia barang dan jasa, PT Hutama Karya (Persero), dengan nilai kontrak Rp 94.701.216.000,-,” jelas Suranto. (Jon)