Ribuan Orang Ikuti Gerakan Doa 171717 di Bali

    


Puja Mandala yang merupakan Pusat Peribadatan 5 Agama di Indonesia. Tempat peribadatan ini berlokasi di Nusa Dua - foto: Koranjuri.com

KORANJURI.COM – Ada yang berbeda dari Misa yang diadakan di Gereja Katolik Paroki Maria Bunda Segala Bangsa. Demikian pula dengan tempat ibadah lainnya yang berada di Pusat Peribadatan Puja Mandala Jalan Kuru Setra, Kampial, Nusa Dua.

Di tempat peribadatan umat Katolik itu, Misa dilakukan dengan doa dan menyanyikan lagu kebangsaan. Khotbah ditiadakan tapi diganti dengan pidato kebangsaan yang dipimpin Romo Evensius Dewantoro Pr., atau Romo Venus.

“Jadilah warga negara 100 persen dan umat Katolik 100 persen. Dengan mencintai negara dan mencintai agama, harus seimbang,” jelas Romo Venus.

Bertepatan dengan HUT Kemerdekaan RI Ke-72, Kodam IX/Udayana mengajak seluruh umat beragama menggelar doa bersama yang dimulai tepat pukul 17.00. Tema yang diusung dalam Gerakan Doa 171717 itu yakni ‘Untuk Indonesia yang Lebih Kasih Sayang’.

Pangdam IX/Udayana Mayjen TNI Komaruddin Simanjuntak, hadir dan turut dalam kebaktian di Gereja Kristen Protestan Bali, Jemaat Bukit Doa Nusa Dua. Panglima TNI Komaruddin Simanjuntak mengatakan, tujuan diadakan doa bersama itu agar seluruh umat beragama saling mengasihi dan menyayangi.

“Dengan 72 tahun kita merdeka, pimpinan TNI berharap dengan perbedaan suku maupun agama, kita tidak mudah terpecah karena sikap saling menyayangi dan mengasihi,” jelas Pangdam IX/Udayana Mayjend TNI Komaruddin Simanjuntak.

Gerakan doa bersama itu diikuti oleh sekitar 1.000 orang TNI/PNS jajaran Kodam IX/Udayana maupun perwakilan umat.

Kawasan Peribadatan Puja Mandala merupakan pusat tempat ibadah dari 5 Agama yang ada di Indonesia. Disitu berdiri bangunan Masjid, Gereja Katolik, Wihara, Gereja Kristen Protestan dan Pura.(Way)